9+ Struktur Organisasi Perusahaan | Aspek & Contoh (Terlengkap)

Assalamualaikum sobat Bebas Ketik. Kesempatan kali ini saya akan berbagi konten mengenai struktur organisasi perusahaan.

Dalam suatu perusahaan biasanya terdapat banyak orang yang dapat menjadi anggota dari sebuah organisasi. Apabila tidak ada strukturnya, anggota-anggota tersebut akan kebingungan tentang bagaimana posisi mereka dalam suatu perusahaan.

Maka dari itu, sangatlah penting memahami struktur organisasi dalam suatu perusahaan untuk memperlancar kinerja para anggotanya. Berikut ini adalah pembahasan secara lengkap tentang struktur organisasi perusahaan tersebut.

Pengertian Organisasi & Perusahaan

struktur organisasi perusahaan dagang

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), organisasi adalah kelompok kerja sama antara orang-orang yang diadakan untuk mencapai tujuan bersama. Adapun arti lainnya yaitu suatu kesatuan yang terdiri atas bagian-bagian orang dalam perkumpulan untuk tujuan tertentu.

Dari kedua arti di atas, dapat disimpulkan bahwa organisasi adalah suatu perkumpulan untuk mencapai tujuan yang sama. Sedangkan perusahaan menurut KBBI adalah suatu organinsasi berbadan hukum yang mengadakan transaksi atau usaha.

Dari penjelasan-penjelasan di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa struktur organisasi perusahaan adalah kelompok kerja sama antara orang-orang yang diadakan untuk mencapai tujuan bersama dalam suatu organisasi berbadan hukum yang disusun dengan pola terntentu.

Bisa juga memiliki arti sebuah garis hierarki bertingkat yang mendeskripsikan komponen-komponen penyusun perusahaan dimana seiap individu yang berada pada perusahaan tersebut memiliki posisi dan fungsi masing-masing.

Jadi, penyusunan indivdu (sumber daya manusia) pada struktur organisasi perusahaan haruslah sesuai posisi dan fungsi masing-masing. Secara garis besar, terdapat 5 jenis struktur organisasi perusahaan, yakni :

Jenis Struktur Organisasi Perusahaan

struktur organisasi perusahaan manufaktur

Struktur perusahaan juga memiliki beberapa jenis yang perlu anda ketahui. Berikut ini adalah pembahasan secara lengkap dan tuntasnya. Silahkan simak dibawah ini.

Struktur organisasi fungsional

Struktur organisasi fungsional adalah susunan organisasi yang disusun berdasarkan fungsi-fungsi yang ada dalam organisasi tersebut.

Dalam struktur ini, minimal terdapat lima bagian utama (divisi), yaitu divisi produksi, divisiĀ pemasaran, divisi personalia, divisi pembelanjaan, dan divisi umum.

Struktur organisasi usaha

Struktur organisasi usaha adalah susunan organisasi yang didasari oleh pengembangan produk atau riset-riset usaha pada suatu perusahaan besar sehingga komponennya menjadi lebih luas.

Struktur organisasi proyek

Struktur ini merupakan susunan organisasi yang dibentuk dengan fungsi sebagai pelaksana/melaksanakan suatu proyek kerja pada suatu perusahaan.

Struktur organisasi matriks

Berbagai macam project akan sering dijumpai di dalam suatu perusahaan. Hal itu dikarenakan dalam dunia nyata, kebutuhan orang-orang akan terus berubah dari waktu ke waktu, adapun lingkungannya juga.

Jadi, tidak menutup kemungkinan project baru akan muncul. Struktur organisasi matriks ini dibentuk untuk mengerjakan beragam project yang ada pada perusahaan.

Struktur organisasi tim kerja

Memiliki struktur organisasi tim kerja juga penting, apalagi di saat-saat genting atau dadakan. Struktur organisasi ini biasanya dibentuk untuk kondisi-kondisi tak terduga atau adanya project dadakan dalam suatu perusahaan. Bisa dikatakan struktur organisasi yang satu ini merupakan struktur organisasi temporal.

Aspek Struktur Organisasi Perusahaan

aspek struktur perusahaan

Selain jenis struktur perusahaan diatas, terdapat juga aspek struktur perusahaan yang perlu anda tahu. Berikut ini adalah pembahasannya. Silahkan simak dan pahami pembahasan dibawah ini.

Kedudukan

Struktur organisasi perusahaan memiliki tingkat kedudukan yang berbeda-beda. Semakin di atas berarti tingkat kedudukannya semakin tinggi.

Fungsi

Perlu ditetapkan fungsi-fungsi untuk setiap bagan-bagannya, sehingga dapat mengefisienkan kinerja para anggotanya.

Hak

Penentuan hak setiap anggota juga diperlukan., mereka juga manusia biasa yang harus dipenuhi haknya.

Kewajiban

Pada struktur perusahaan yang baik, penentuan kewajiban setiap anggota adalah perlu, agar anggota lebih disiplin dan mengetahui apa yang harus mereka lakukan.

Susunan Struktur Organisasi Perusahaan

struktur organisasi

Diatas telah dijelaskan mengenai jenis dan aspek dari struktur organisasi perusahaan. Untuk yang selanjutnya adalah pembahasan mengenai susunannya. Simak dan pelajari pembahasannya dibawah ini.

Dewan direksi

Dewan direksi memiliki tugas penting untuk mengarahkan visi dan misi anak buahnya agar menjadi satu arah. Ia memegang kendali penuh dan bertanggung jawab atas pengembangan suatu perusahaan. Ia juga penentu kebijakan perusahaan.

Dewan direksi ini dapat dibagi menjadi: direktur utama, direktur, direktur personalia, direktur keuangan, dan lain-lain.

Manajer

Manajer memiliki tugas mengatur berbagai macam variabel kedalam suatu tujuan organisasi yang sama dengan cara melakukan mekanisme penyesuaian kepada setiap anggotanya.

Manajer ini sering terlihat mengarahkan para anggota; melakukan seleksi, pelatihan, pengembangan, dan penilaian terhadap para aggota; bahkan mengarahkan pembuatan kebijakan, keputusan, dan lain-lain.

Manajer ini dapat dibagi lagi menjadi manajer personalia, manajer pemasaran, manajer pabrik, dan lain-lain.

Bagian divisi/departemen

Di bagian bawah manajer terdapat bagian divisi / departemen. Bagian ini melaksanakan kebijakan yang telah ditetapkan oleh kantor pusat. Ia menyepakati target kinerja dengan direksi, dan menciptakan / meningkatkan nilai perusahaan.

Setiap divisi memiliki tugas berbeda-beda. Beberapa contoh divisi si antaranya adalah: divisi personalia, divisi umum, divisi pembelanjaan, dan lain sebagainya.

Staf-staf dan para pekerja lainnya

Staf dan para pekerja lainnya yang dibagi dalam divisi-divisi berbeda, tentunya memiliki tugas-tugas berbeda. Mereka akan melaksanakan tugas-tugas sesuai divisi/departemennya masing-masing.

Contoh Struktur Organisasi Perusahaan

struktur organisasi perusahaan

Gambar diatas adalah contoh struktur perusahaan secara umum. Struktur diatas merupakan yang paling sering kita temui di sebuah perusahaan. Sekarang, mari menganalisis struktur organisasi tersebut!

Analisa Contoh Struktur Perusahaan

struktur perusahaan

Dari struktur organisasi perusahaan di atas dapat dilihat bahwa bagian yang paling atas adalah bagian dewan direksi, yang dibagi menjadi direktur utama, direktur keuangan, direktur personalia, dan direktur.

Direktur utama ini bertugas memimpin seluruh dewan atau komite eksekutif. Direktur utama yang baik adalah yang dapat menawarkan visi misi di tingkat tertinggi yang biasanya bekerjasama dengan CEO atau MD.

Orang ini dengan jabatan ini adalah orang yang mempu memimpin rapat umum, dan lain-lain. Selain itu, ia harus mampu bertindak sebagai perwakilan organisasi dalam hubungannya dengan dunia luar.

Direktur utama ini mewakili beberapa direktu lainnya, seperti direktur keuangan, direktur personalia, dan direktur. Direktur-direktur yang berada di bawah direktur utama harus bertanggung jawab kepada yang lebih atas, yaitu direktur utama.

Setelah bagian dewan direksi, terdapat bagian manajer. Bagian manajer pada struktur organisasi perusahaan di atas berada tepat di bawah direktur. Setiap manajer memiliki tugas dan fungsi yang berbeda-beda sesuai dalam manajer apa mereka ditempatkan.

Tugas manajer ini adalah untuk memastikan langkah yang dilaksanakan oleh organisasi sudah berjalan sesuai dengan tujuan mereka sebelumnya atau tidak.

Lalu, dilanjutkan dengan bagian divisi atau departemen yang berada di bawah manajer. Divisi ini dibagi-bagi menjadi bagian yang lebih kecil agar pengarturan dan pemberian perintah dapat lebih efisien kepada setiap anggota. Setiap divisi memiliki tugas yang berbeda-beda sesuai di divisi mana mereka diletakkan.

Pada setiap divisi terdapat para pekerja atau staff. Mereka menjadi bagian paling bawah yang berada di dalam sebuah struktur perusahaan.

Dilihat dari struktur di atas, apabila salah satu bagian bermasalah, misalnya bagian manajer pemasaran, maka divisi yang dibawahnya juga akan kena dampaknya.

Entah mereka tidak tahu secara pasti tugas yang harus mereka lakukan, atau akan terjadi miskomunikasi antara bagian divisi tersebut dengan direktur yang berada di atas manajer yang sedang bermasalah. Untuk itu, dibutuhkan kerja sama yang baik antar satu bagian dengan bagian yang lainnya.

Penutup

Itulah pembahasan mengenai struktur organisasi perusahaan beserta contohnya. Setiap organisasi haruslah memiliki struktur yang jelas agar para anggota dan perwakilannya dapat mengetahui hak dan kewajiban mereka masing-masing sesuai posisi mereka.

Jika ingin mendapatkan info menarik lainnya, silahkan kunjungi web ilhamteguh.com, Semoga bermanfaat.

Leave a Comment

%d bloggers like this: