Hal-Hal Yang Harus Dipersiapan Sebelum Menuju Pesantren Sintesa !!!

  • 4 min read
  • Mar 04, 2018

Hal-Hal Yang Harus Dipersiapan Sebelum Menuju Pesantren Sintesa – Mau makan buah pisang harus dipetik, ketemu lagi dengan Bebas Ketik. Hello sobat, postingan kali ini saya akan membahas tengtang pengalamanku sebelum ke Pesantren Sintesa.

Tanggal 22 Januari 2018 adalah hari dimana saya mempertaruhkan segalanya. Saya mendaftar Pesantren Sintesa secara online. Di formulir pendaftaran tersebut saya di suruh untuk menulis latar belakang keluarga dan harapan di Sintesa.

Saya mengisi formulir tersebut dengan curahan hati saya yang paling dalam. Saya menceritakan latar belakang keluarga dan menyampaikan harapan saya di Sintesa.

Kemudian sampai lah dihari yang ditunggu-tunggu. Yaitu hari pengumuman lolos Sintesa pada tangal 5 Februari 2018.

Dihari itu saya sengaja mennyeting alarm pada jam 00.01 WIB untuk segera bisa melihat hasil pengumuman lolos Sintesa tersebut. Tapi ternyata belum ada pengumuman pada jam tersebut.

Kemudian saya bangun lagi pada pukul 03.00 WIB untuk sholat tahajut. Dan saya mengecek pengumuman ternyata belum ada juga.

Lalu pada pukul 06.00 WIB saya mengeceknya pengumuman dan ternyata masih belum ada juga. Dan pada akhirnya pada pukul 12.30 WIB setelah sholat dzuhur dan waktu istirahat kerja saya mengecek lagi hasil pengumuman.

Dan ternyata sudah ada hasil pengumuman lolos Sintesa. Alhamdulillah nama saya ada dalam pengumuman tersebut. Saya sangat gembira sekali, saya langsung mengabari keluarga saya di rumah.

Setelah itu saya membaca apa-apa saja yang perlu dibawa ke Sintesa. Ternyata ada beberapa barang yang belum saya punya untuk dibawa ke Sintesa.

Berikut ini adalah persiapan yang saya siapkan sebelum ke Sintesa :

Belanja Di Makam Sunan Ampel

Belanja di Pasar Sunan Ampel - bebasketik.com

Karena di Sintesa diwajibkan membawa gamis, slendang sorban, dan Al-Quran terjemah perkata. Mumpung saat itu saya masih di Surabaya, saya berinisiatif untuk belanja barang-barang tersebut ke Makam Sunan Ampel.

Saya belanja di Makam Sunan Ampel pada saat malam hari setelah saya tahu kalau lolos tes Sintesa. Di sana saya ziarah sekalian mencari barang-barang di atas.

Saya mencari barang yang harganya paling murah hehehe. Yang pertama saya cari adalah gamis terlebih dahulu. Saya memperoleh gamis di toko ketiga yang saya masuki.

Awalnya harga gamisnya adalah Rp. 250.000, tetapi saya menawarnya dengan harga Rp. 150.000. Oleh penjualnya sempat tidak boleh, tetapi setelah saya mau beranjak pergi penjualnya berubah pikiran dan akhirnya saya dapat gamis seharga Rp. 150.000.

Baca juga : Makanan Khas Ala Santri Mandiri Entrepreneur Center, Harap Maklum Kawan !!!

Di toko tersebut saya beli 2 gamis. Yang satu berkancing, satunya lagi tidak berkancing. Harganya sama Rp. 150.000.

Berikutnya saya mencari kopyah dan Al-Quran. Untuk Al-Quran saya tidak menawarnya, saya langsung membelinya dengan harga Rp. 75.000. Kalau untuk kopyahnya, harga awalnya adalah Rp. 40.000 tapi saya menawarnya menjadi Rp. 35.000. Penjual kopyahnya langsung setuju.

Untuk slendang sorban saya tidak beli karena sudah punya banyak hehehe. Jadi di Makam Sunan Ampel saya membeli 2 gamis, 1 kopyah, dan 1 Al-Quran terjemah perkata.

Belanja Perlengkapan

Belanja Peralatan - bebasketik.com

Yang berikutnya adalah belanja perlengkapan pribadi. Nah kalau yang ini saya belanjanya di Supermarket dekat rumah saya di Kediri.

Di sini saya membeli alat mandi seperti sabun, sampo, pasta gigi, sikat gigi. Saya agak membeli dengan jumlah lebih agar pas di Sintesa ada persediaan.

Selain alat mandi saya juga membeli alat tulis seperti buku, pensil, penggaris, penghapus karet, pena, tipe x. Saya juga membeli obat-obat di sana untuk berjaga-jaga jikalau kesehatan saya menurun pas waktu di Sintesa. Selain membeli alat mandi, alat tulis, dan obat-obatan. Saya juga membeli diadoran dan parfum serta minyak rambut.

Saya berbelanja di supermarket tersebut ditemani oleh ibu saya. Ibu saya sekalian berbelanja untuk kebutuhan sehari-harinya di rumah.

Saat berbelanja tersebut, lumayan menghabiskan dana yang cukup menguras isi dompet saya hehehe.

Packing Barang

Packing Barang - bebasketik.com

Selanjutnya pada malam hari sebelum saya berangkat ke Sintesa, Saya dibantu kakak packing barang. Saya yang mencek list kakak saya yang memasukan ke tas.

Barang barang yang saya bawa lumayan banyak. Ada 1 tas gunung ditambah 1 tas sekolah dan 1 tas lagi tas kecil untuk menaruh dompet, hp, dan barang kecil lainnya.

Sebenarnya barang-barang tersebut hampir tidak muat ke tas saya. Tapi oleh kakak saya diatur sedemikian rupa agar muat masuk semua. Semua barang bawaan saya tersebut lumayan berat bagi saya. Jadi saya agak kerepotan membawanya.

Berangkat Ke Sintesa

Berangkat ke Sintesa - bebasketik.com

Dan keesokan harinya setelah malamnya saya packing, tibalah saatnya saya berangkat ke Sintesa. Saya menggunakan motor shogun 110 cc tahun 2006.

Sebelum saya berangkat, saya mengatur barang bawaan agar nyaman saat berkendara. Tas gunung saya ikat di jok belakang. Tas sekolah saya ikat di depan dan tas kecilnya saya pakai. Kemudian saya berangkat.

Saya berangkat dari rumah pada pukul 08.00 WIB. Pada saat di tengah perjalanan, tas gunung yang saya ikat d jok belakang 2 kali hampir jatuh. Jadi saya berhenti sejenak untuk membetulkan ikatannya.

Baca juga : Pengalaman Buruk Yang Pernah Kurasakan Selama ini !!!

Saya juga berhenti dua kali di Indomaret untuk membeli minum dan istirahat serta membeli pengganjal perut. Jalan menuju Sintesa lumayan lancar. Tidak ada kemacetan parah, serta aspalnya tidak banyak yang rusak. Hanya beberapa aspal saja yang berlubang dan bergelombang.

Saya juga sempat bertemu seseorang di Indomaret tersebut. Kami ngobrol soal perkerjaan orang tersebut. Orang tersebut bekerja di sebuah perusahaan asuransi. Bagian orang tersebut adalah mencari kostumer.

Orang tersebut berasal dari Yogyakarta namun tinggal di Madiun. Waktu itu sedang mencari kostumer di daerah Magetan. Saya berbincang-bincang dengan orang tersebut selama 15 menit.

Setelah itu saya melanjutkan perjalanan yang kurang beberapa menit lagi sampai di desa tempat Pesantren Sintesa berada.

Sampai Di Sintesa

Sampai di Sintesa - bebasketik.com

Dan akhirnya saya sampai juga di Pesantren Sintesa pada pukul 11.00 WIB. Awalnya saya agak kebingunan dengan pintu masuknya Sintesa yang sebelah mana. Tapi ada ibu penjaga warung yang memberi tahu lokasi pasti Pesantren Sintesa.

Setelah saya masuk, di dalam area Sintesa sangat sepi dan saya masing kebingungan. Ternyata pas saya datang adalah jadwal tidur siang di Sintesa.

Jadi pengurus Pesantren Sintesa yang saya hubungi tidak ada yang merespon telfon saya. Namun setelah adzan dzuhur berkumandang, semua santri dan pengurus keluar. Salah satu pengurus yang menghampiri saya untuk menunjukan kamar saya.

Dan akhirnya saya bisa sampai di Sintesa dengan selamat yeee hehehe. Saya langsung mengabari ibu di rumah kalau sudah sampai di Pesantren Sintesa.

Penutup

Itu dia gaes, pengalaman saya saat mau masuk ke Pesantren Sintesa. Cukup menarik bukan kisah sebelum saya berangkat ke Sintesa. Saya sangat bersyukur sekali bisa masuk ke Pesantren Sintesa. Karena masuk ke Pesantren Sintesa merupakan impian saya dari dulu.

Cukup sampai di sini dulu ya postingan saya kali ini. Terima kasih sudah berkunjung ke bebasketik.com. Mohon maaf jika ada kesalahan. Tunggu postingan menarik saya yang lainnya ya. Sampai jumpa lagi !!!

%d bloggers like this: