Pengertian Ekosistem Beserta Komponen Pembentuk, Macam-Macam, Ciri-Ciri, dan Contohnya [LENGKAP]

  • 7 min read
  • Mar 21, 2018
contoh ekosistem - bebasketik.com

Pengertian Ekosistem – Assalmualakum sobat Bebas Ketik. Selamat berjumpa lagi dengan admin Bebas Ketik. Semoga sobat-sobat tidak bosen yah hehehe. Dalam postingan kali ini, saya akan membahas tentang ekosistem. Tentang apa itu ekosistem, komponen apa yang membentuk ekosistem, macam-macam ekosistem, dan lainnya.

Kalau kita membahas tentang ekosistem, maka kita tidak akan jauh-jauh dari pembahasan tentang makhluk hidup dan lingkunganya.

Mungkin dari teman-teman sudah ada yang tahu tentang apa itu ekosistem. Tapi disini saya akan menjelaskan secara tuntas tentang pengertian ekosistem. Dan tidak hanya itu, saya akan menulis tentang komponen pembentuk ekosistem, macam-macam ekosistem, dan lain sebagainya.

Oke, kita langsung mulai saja pembahasan tentang pengertian ekosistem.

Pengertian Ekosistem

contoh ekosistem - bebasketik.com

Pengertian ekosistem adalah merupakan suatu sistem atau proses ekologi yang tercipta karena adanya hubungan timbal balik diantara makhluk hidup dengan lingkungan sekitarnya, dan hal tersebut tidak dapat dipisahkan.

Ekosistem juga merupakan persatuan atau penggabungan dari suatu unit biosistem, yang melibatkan hubungan saling timbal balik antara suatu organisme dengan lingkungan nya.

Sehingga hal itu dapat menghasilkan aliran energi meuju kearah suatu struktur biotik tertentu dan struktur tersebut akan menimbulkan terjadinya siklus materi diantara anorganisme dengan organisme.

Sedangkan kalau menurut Tansley dan Likens, pengertian ekosistem adalah suatu unit spasial eksplisit yang mencakup seluruh makhluk hidup di dunia ini. Hal itu berjalan dengan semua lingkungan hidup abiotik dalam batasannya.

Suatu lingkungan hidup akan dipengaruhi organismenya, dan sebaliknya oraganisme juga beradaptasi dengan lingkungan hidupnya. Itulah yang dimaksut dengan timbal balik ekosistem.

Hal tersebut merupakan pengertian ekosistem menurut Hipotesis Gaia. Organisme, khususnya yang mikroorganisme dengan lingkungan hidupnya bersama membuat suatu sistem untuk menjaga kondisi di bumi agar tetap sesuai dengan kehidupan.

Artinya agar bumi tetap cocok untuk digunakan sebagai tempat berlangsungnya kehidupan.

Hal itu juga sangat berkaitan dengan kenyataan bahwa kandungan zat-zat kimia di bumi serta atmosfernya itu berbeda. Sehingga membedakan planet bumi dengan planet-planet di tata surya yang lainya.

Tingkat ketersediaan sumber daya alam juga sangat menentukan suatu spesies dalam ekosistem dalam hal kelimpahan, kehadiran, dan penyebaran.

Dan juga kondisi faktor fisis serta kimiawi harus berada dalam perkiraan yang dapat ditoleransi oleh spesies tersebut yang bersangkutan. Hal ini adalah merupakan hukum dari toleransi.

Semisal, hewan paus yang mempunyai toleransi pada kualitas air laut, paus juga hanya memiliki sedikit toleransi terhadap makanannya yaitu plankton.

Dengan pernyataan tersebut, dapat disimpulkan bahwa paus dapat hidup di dalam ekosistem dengan kondisi apapun asalkan terdapat plankton sebagai sumber makananya dan kualitas air laut yang sesuai dengan ikan paus. Hal tersebut tentunya akan berbeda bagi tiap-tiap makhluk hidup.

Komponen Pembentuk Ekosistem

pengertian ekosistem - bebasketik.com

Jika diatas ini sudah saya jelaskan tentang pengertian ekosistem. Yang selanjutnya adalah komponen pembentuk atau penyusun ekosistem itu sendiri.

Ekosistem tidak akan bisa terbentuk dengan sendiri. Pasti ada sesuatu hal yang bisa menyebabkan terbentuknya ekosistem. Hal tersebut dinamakan komponen pembentuk ekosistem.

Komponen pembentuk ekosistem terdiri dari beberapa macam, tepatnya terdapat dua macam komponen pembentuk.

  • Komponen Abiotik

Yang dimaksut dengan komponen abiotik adalah komponen pembentuk ekosistem yang berupa benda mati atau benda yang tidak hidup. Komponen ini sangat menentukan binatang dan tumbuhan apa yang akan ada dalam ekosistem tersebut.

Ada beberapa komponen abiotik, berikut ini adalah penjelasannya :

1. Suhu

Temperatur suhu sangat berpengaruh dalam menentukan jenis makhluk hidup yang akan menempati ekosistem tersebut. Karena suhu merupakan suatu syarat untuk makhluk hidup bisa menjalani kehidupan.

Tidak semua jenis makhluk yang bisa hidup diditemperatur suhu dingin. Dan juga sebaliknya, tidak semua makhluk bisa hidup ditemperatur suhu yang panas.

2. Air

Kalau air juga berpengaruh terhadap suatu makhluk hidup. Karena air sangat dibutuhkan oleh semua makhluk hidup agar bisa melangsungkan kehidupannya.

Banyak makhluk hidup yang hanya bisa hidup di daerah ekosistem dengan kualitas air yang baik. Namun ada juga beberapa mahkluk hidup yang bisa tetap bertahan di daerah ekosistem dengan kualitas air yang kurang baik.

3. Tanah

Yang selanjutnya adalah komponen abiotik berupa tanah. Tanah merupakan tempat suatu mahkluk hidup untuk melangsungkan kehidupanya.

Ada berbagai jenis tanah di dunia ini, dan hal tersebut sangat menentukan mahkluk hidup apa yang akan menempati daerah ekosistem tersebut.

4. Angin

Selain berperan sebagai pengatur kelembapan suatu lingkungan, angin juga berperan dalam suatu proses perkembangbiakan beberapa jenis makhluk hidup. Contohnya saja adalah jamur, jamur berkembangbiak dengan bantuan dari angin.

5. Sinar Matahari 

Tidak usah dipertanyakan lagi kenapa matahari juga termasuk dalam komponen pembentuk ekosistem. Sinar matahari merupakan sumber kehidupan dari berbagai macam mahkluk hidup.

Semua tumbuhan menggunakan sinar matahari dalam proses fotosintesis.. Sinar matahari juga bisa mempengaruhi temperatur suhu suatu daerah ekosistem.

6. Garis Lintang

Beberapa mahkluk hidup hanya bisa hidup pada garis lintang tertentu saja. Karena Garis lintang secara tidak langsung bisa mempengaruhi organisme di bumi dalam hal distribusi. Dan juga garis lintang yang berbeda akan ikut mempengaruhi kondisi tempat tersebut.

  • Komponen Biotik

Komponen biotik adalah komponen yang terdiri dari makhluk hidup. Ada tiga macam komponen biotik, hal ini berdasarkan cara suatu makhluk hidup memperoleh makananya.

1. Produsen

Yang dimaksut produsen disini adalah makhluk hidup yang bisa atau dapat menghasilkan zat makanan sendiri atau autotrof. Untuk bisa membuat atau memasak makanan sendiri tersebut perlu adanya proses fotosintesis.

Dan hanya tumbuhan hijau atau tumbuhan yang mempunyai klorofil saja yang bisa melakukan proses fotosintesis. Contoh tumbuhan yang bisa berfotosintesis sendiri adalah cabe, padi, dan lain sebagainya. Sedangkan tumbuhan yang tidak bisa melakukan fotosintesis sendiri adalah jamur, raflesia, dan lain sebagainya.

Kemudian tumbuhan-tumbuhan ini akan dimanfaatkan oleh makhluk hidup yang tidak bisa membuat makanan sendiri atau heterotrof untuk kelangsungan hidupnya.

2. Konsumen

Berarti pemakai atau pengguna atau pemakan. Konsumen ini terdiri dari makhluk hidup yang tidak bisa melakukan fotosintesis atau membuat zat makanan sendiri. Para makhluk yang bersifat konsumen ini mendapatkan zat makanan dari makhluk hidup autotrof.

Dan konsumen ini terdiri dari beberapa macam :

-. Tingkat pertama : Pada hal ini pastilah merupakan hewan yang memakan tumbuhan atau herbivora.

-. Konsumen tingkat kedua : Sedang kan konsumen kedua adalah binatang pemakan daging atau karnivora.

-. Tingkat ketiga : Kemudian konsumen ketiga juga merupakan binatang karnivora, namun konsumen ketiga ini hanya bisa memakan konsumen tingkat kedua saja.

Proses makan dan dimakan dalam ekosistem disebut juga dengan rantai makanan. Contoh rantai makanan dalam suatu ekosistem : Padi > Ulat > Ayam > Harimau.

Padi merupakan prosdusen dalam proses rantai makanan. Kemudian ulat berperan sebagai konsumen tingkat pertama. Dilanjutkan dengan ayam yang berperan sebagai konsumen tingkat kedua. Dan terakhir adalah harimau bertindak sebagai konsumen ketiga.

3. Dekomposer atau Pengurai

Tugas dari dekomposer adalah berperan sebagai pengurai dalam proses rantai makanan. Jika konsumen ketiga sudah mati dan menjadi bangkai, dekomposer akan menguraikan bangkai hewan tersebut.

Bukan hanya itu saja, tugas dekomposer juga untuk menguraikan hasil sisa pencernaan suatu hewan.

Dari proses penguraian ini akan menghasilkan gas CO2 yang akan digunakan oleh produsen untuk melakukan proses fotosintesis.

Ketergantungan Ekosistem

pengertian ekosistem - bebasketik.com
nurfasta.com

Diantara komponen biotik ataupun komponen abiotik pasti akan terjadi yang namanya ketergantungan.

  • Ketergantungan Antara Komponen Biotik

1. Rantai Makanan

Rantai makanan adalah proses dimana terjadinya makan dan dimakan dengan urutan yang tertentu.

Contoh rantai makanan : Jagung > Ayam > Ular > Elang.

Jagung merupakan prosdusen dalam proses rantai makanan ini. Kemudian ayam sebagai konsumen pertama. Dilanjutkan dengan ular yang berperan sebagai konsumen kedua. Dan terakhir adalah elang bertindak sebagai konsumen ketiga.

2. Jaring-Jaring Makanan

Kalau jaring-jaring makanan adalah suatu hubungan yang terjadi dalam rantai-rantai makanan. Hal ini terjadi karena setiap makhluk hidup tidak akan memakan satu jenis mahkluk hidup lain.

  • Ketergantungan Antara Komponen Biotik dan Abiotik

Hal ini dapat terjadi melalui suatu siklus materi, seperti :

1. Siklus Berupa Zat Air

2. Siklus Zat Sulfut

3. Siklus Berupa Zat Nitorgen

4. Siklus Zat Karbon

Baca juga : Pengertian Globalisasi Lengkap dengan Sejarah, Macam, Ciri, dan Dampaknya !!!

Hal-hal diatas tadi berfungsi untuk mencegah terjadinya penumpukan suatu bentuk materi di suatu tempat. Kebanyakan penyebab dari penumpukan materi tersebut adalah ulah manusia. Sifat manusia cenderung mengganggu sistem keseimbangan lingkungan sekitar.

Macam-Macam Ekosistem

pengertian ekosistem - bebasketik.com

Kalau diatas tadi sudah dijelaskan tentang pengertian ekosistem dan juga komponennya, adapun macam-macam dari ekosistem sendiri. Secara umum ekosistem dibagi menjadi 3, yaitu :

  • Pengertian Ekosistem Akuatik atau Air

1. Air Laut

pegertian ekosistem - bebasketik.com

Pengertian ekosistem air laut adalah habitat yang ditandai dengan kadar garam yang sangat tinggi dengan ion Cl- dapat mencapai angka 55%. Apalagi di daerah laut tropik, angkanya bisa lebih tinggi. Hewan yang hidup dalam ekosistem ini diantaranya adalah jenis jenis ikan paus, penyu, kura-kura, dan lain sebagainya.

2. Estuari

pegertian ekosistem - bebasketik.com

Estuari juga biasa disebut dengan muara, pengertian ekosistem estuari adalah tempat bertemunya antara air tawar dan air laut. Ekosistem ini memiliki banyak sekali nutrisi dan produktivitas yang sangat tinggi.

3. Pantai

pegertian ekosistem - bebasketik.com

Pengertian ekosistem pantai adalah habitat yang berada di perbatasan darat dan air laut. Kebanyakkan hewan yang tinggal disini adalah hewan kecil, karena kondisi tanah nya adalah pasir. Tumbuhanya pun juga hanya tumbuhan yang mampu menahan hempasan gelombang air laut dan angin saja.

4. Air Tawar

pegertian ekosistem - bebasketik.com
hamparan.net

Pengertian ekosistem air tawar ialah suatu ekosistem yang memiliki banyak suhu yang tidak menyolok serta penetrasi cahaya yang kurang. Kondisi iklim dan cuaca sangat mempengaruhi ekosistem air tawar ini.

5. Sungai

pegertian ekosistem - bebasketik.com

Pengertian ekosistem sungai adalah merupakan ekosistem air dimana airnya mengalir menuju satu arah ke daerah yang rendah. Airnya memiliki sedikit kandungan sedimen dan suhunya dingin serta jernih. Kandungan oksigen di ekosistem ini juga melimpah.

6. Laut Dalam

pegertian ekosistem - bebasketik.com

Pengertian ekosistem laut dalam adalah ekosistem laut yang berada di kedalaman laut yang dapat lebih dari 6.000 m. Disini sama sekali tidak ada cahaya matahari. Ikan yang hidup di laut dalam biasa memiliki struktur tubuh yang unik.

7. Terumbu Karang

pegertian ekosistem - bebasketik.com

Ini merupakan ekosistem yang paling indah dari ekosistem air lainnya. Kebanyakan ikan yang hidup disini adalah ikan hias, dan tumbuhan nya adalah terumbu karang.

8. Lamun

pegertian ekosistem - bebasketik.com

Ini adalah satu-satunya biota laut yang bisa berbunga. Ekosistem ini berada di daerah laut dangkal. Binatang yang hisdup di ekosistem ini tidak terlalu beragam.

  • Pengertian Ekosistem Terestrial atau Darat

1. Sabana

pengertian ekosistem - bebasketik.com

Pengertian ekosistem sabana adalah ekosistem yang hanya berada di daerah tropik. Curah hujan dari ekosistem ini adalah 40-60 cm per tahun. Temperatur suhu serta kelembapan udara tergantung terhadap kondisi musim.

2. Hutan Hujan Tropis

pengertian ekosistem - bebasketik.com

Ekosistem ini terdapat di daerah subtropik amupun tropik. Ciri-ciri dari hutan ini adalah memiliki curah hujan 200-225 cm per tahunnya. Spesies yang tinggal di hutan tropis sangat beraneka ragam.

3. Gurun

pengertian ekosistem - bebasketik.com

Berada di daerah beriklim tropik dan berbatasan dengan padang rumput. Ekosistem ini sangat gersang dengan curah hujan sekitar 25 cm per tahun. Perubahan suhu di saat siang dan malam sangat besar.

4. Padang Rumput

pengertian ekosistem - bebasketik.com

Ekosistem ini terbentang dari daerah beriklim tropik ke daerah yang beriklim subtropik. Ciri-ciri dari ekosistem ini adalah curah hujan berkisar antara 25-30 cm per tahun.

5. Taiga

pengertian ekosistem - bebasketik.com

Ekosistem ini berada di belahan bumi bagian utara dan juga pegunungan daerah tropik. Suhu di daerah ekosistem ini juga sangat rendah.

6. Hutan Gugur

pengertian ekosistem - bebasketik.com

Berada di daerah yang memiliki 4 musim dengan ciri curah hujan merata sepanjang tahunnya. Tumbuhan di ekosistem ini tidak terlalu lebat dan rapat.

7. Tundra

pengertian ekosistem - bebasketik.com

Pengertian ekosistem tundra adalah ekosistem yang berada di belahan bumi bagian utara sama halnya dengan ekosistem taiga, namun ekosistem tundra berada dalam lingkaran kutub. Jadi tundra lebih dingin dibanding dengan taiga.

8. Karst atau Batu Gambing/Gua

pengertian ekosistem - bebasketik.com

Ekosistem ini memiliki ciri-ciri tanahnya yang kurang subur atau tandus. Daerah ini juga mudah longsor dan sering kali terjadi erosi.

  • Pengertian Ekosistem Buatan

pengertian ekosistem - bebasketik.com

Pengertian ekosistem buatan adalah merupakan ekosistem yang dibuat oleh manusia untuk memenuhu kebutuhan sehari-harinya.

Kebanyakan keanekaragaman hewan dan tumbuhan di ekosistem buatan ini adalah subsidi dari manusia, jadi semacam peliharaan manusia. Dan biasanya tidak terlalu banyak jenis spesies yang hidup di ekosistem buatan ini.

Contoh ekosistem buatan :

  1. Hutan Jati
  2. Hutan Pinus
  3. Bendungan
  4. Kebun Kelapa Sawit
  5. Agroekosistem
  6. Pemukiman
  7. Dan lain sebagainya.

Penutup

Nah itu dia kawan, pembahasan tentang pengertian ekosistem. Saya berharap artikel ini bisa bermanfaat bagi para pengunjung semua.

Jika dalam penuisan diatas ada kesalahan, saya mohon maaf ya kawan. Terima kasih sudah meluangkan waktunya untuk membaca postingan ini. Sampai jumpa di postingan berikutnya hanya di  Bebas Ketik, bye-bye !!!

%d bloggers like this: