Pengalaman Buruk Yang Kurasakan Selama Ini !!!

  • 5 min read
  • Mar 03, 2018

Pengalaman Buruk Yang Kurasakan Selama Ini – Hallo kawan, salam damai dari Bebas Ketik. Pada postingan kali ini saya ingin menulis tentang pengalaman buruk yang pernah saya alami selama ini.

Kalau membahas tentang pengalaman buruk, semua orang pasti mengalaminya. Dan pasti pengalaman tersebut tidak ingin terulang kembali. Malahan ada beberapa orang yang mengalami trauma berat karena pengalaman buruk mereka.

Namun ada juga beberapa orang yang menganggap pengalaman buruk adalah pelajaran yang berharga. Agar nanti kedepannya tidak terulang kembali.

Saya sendiri juga pernah mengalami beberapa pengalaman yang buruk. Saya banyak mendapat pelajaran dari berbagai pengalaman buruk yang menimpa.

Berikut ini beberapa pengalaman buruk yang pernah menimpa saya :

Ditabrak Motor.

Ditabrak Motor - bebasketik.com

Saya pernah mengalami kecelakaan sepeda motor. Kronologi dari kejadian tersebut adalah waktu itu ketika saya pulang sekolah ingin bermain terlebih dahulu ke rumah teman saya.

Rumah teman saya tersebut tidak terlalu jauh dari sekolah. Saya bersama dengan kedua teman saya bertujuan untuk sekedar bermain saja.

Nah, pas saya ditengah perjalanan ke sana bensin motor saya habis. Karena rumah teman saya sudah tidak jauh, saya berinisiatif menyuruh teman saya untuk mendorong motor saya.

Disitulah kejadiannya terjadi. Awalnya saat saya didorong oleh temanku lancar saja. Tapi pas tiba di sebuah perempatan tiba-tiba dari arah kiri saya datang motor lain dan langsung menerjang saya dengan kecepatan tinggi.

Padahal pas saya mau melewati persimpangan tersebut sudah sangat pelan dan membunyikan klakson berkali-kali. Tetapi orang yang menabrak saya tidak menghiraukannya dan akhirnya terjadilah deh saya ditabrak dari arah kiri.

Untungnya yang kena tabrak adalah bagian depan motor saya. Saya hanya terpelanting saja tidak tertabrak oleh motor. Roda depan motor saya sampai langsung bocor setelah kejadian itu. Dan orang yang menabrak saya untungnya juga tidak ada luka fatal.

Karena tidak ada luka fatal dan kerusakan fatal pada kedua belah pihak akhirnya kejadian itu berakhir damai.

Menginjak Bara Api.

Menginjak Bara Api - bebasketik.com

Yang berikutnya adalah menginjak bara api. Kejadian ini terjadi ketika saya duduk di kelas 5 MI. Waktu itu saya sedang bermain petak umpet dengan teman saya.

Pada saat giliran saya sembunyi, saya berencana besembunyi di balik tembok pekarangan depan rumah saya. Saat saya mau melompati tembok, saya tidak tahu kalau dibalik tembok tersebut terdapat bara api bekas pembakaran daun.

Seketika itu kaki saya langsung kepanasan dan saya menangis sambil teriak kesakitan. Dan saat saya nangis dan teriak kesakitan ibu saya langsung datang dan menolong saya. Saat dilihat ibu saya, kaki saya terlihat merah dan bengkak.

Baca juga : Kelebihan Menjadi Santri Mandiri Entrepreneur Center, Wow Banget !!!

Ibu saya merendam kaki kedalam air selama beberapa menit. Setelah itu ibu saya mengoleskan pasta gigi ke kaki saya untuk mengurangi panas.

Ternyata bara api pembakaran daun adalah bekas dari kegiatan bersih ibu saya. Memang biasanya ibu menyapu halaman dan membakar sampah daunnya. Setelah kajadian itu, ibu saya langsung membersikan bara api setiap kali selesai membakar daun.

Gigi Copot.

Gigi Copot - bebasketik.com

Selanjutnya adalah gigi copot. Kalau teman-teman mungkin menganggap gigi copot adalah pengalaman yang biasa saja. Tapi bagi saya gigi copot merupakan pengalaman yang sangat buruk. Kenapa kok saya anggap pengalaman buruk??.

Yah, karena copotnya secara tidak wajar sekali. Kejadian ini terjadi ketika saya berusia sekitar 7 tahun. Waktu itu saat di rumah saya ada acara hajatan. Setiap kali rumah saya mengadakan hajatan pasti banyak kerabat dan sepupu yang datang.

Di saat itulah setelah acara hajatan selesai, saya bermain kejar-kejaran bersama sepupu. Saat posisi saya sedang mengejar, saya berinisiatif untuk memutar balik dan mencegat sepupu saya.

Dan akhirnya memang benar saya berhasil mencegat sepupu saya. Saya langsung menyergap sepupuku, namun karena sepupu saya kaget dan tidak sempat mengerem. Kami pun bertabrakan satu sama lain, mulut saya membenter kepala sepupuku.

Karena memang posisi saya lebih tinggi. Seketika itu gigi saya ada yang patah dan kepala sepupuku bengkak. Kami berdua langsung menangis kesakitan. Darah sangat banyak yang keluar dari mulut saya.

Kemudian ibu saya datang menolong kami berdua. Sepupuku tidak terlalu parah, saya lah yang parah karena gigi saya copot dan banyak mengeluarkan darah.

Ibu saya langsung membawa saya ke kamar mandi untuk membersihkan dan menghentikan darah yang keluar dari mulus saya. Setelah darah sudah berhenti dan mulut saya bersih, ibu memberikan obat kepada saya. Saya lupa obat apa yang diberikan kepada saya waktu itu hehe.

Untung saja waktu itu yang copot adalah gigi susu. Jadi gigi saya bisa tumbuh kembali. Bayangkan kalau bukan gigi susu, saya bakal ompong sebelum tua hahaha.

Kuku Copot.

Kuku Copot - bebasketik.com

Pengalaman buruk yang berikutnya adalah saya pernah mengalami kuku copot. Bagi teman-teman mungkin ini pengalaman yang biasa saja. Tapi bagi saya ini adalah pengalaman yang menyakitkan. Kenapa???. Yah, karena kuku saya copot gara-gara terjepit jeruji roda sepeda saya.

Waktu itu saya sedang bermain balapan sepeda bersama teman saya. Pada saat hampir mencapai garis finis tiba-tiba kaki saya terpeleset dari pedal sepeda dan lansung masuk ke jeruji roda belakang sepeda saya. Bagian kuku jempol kaki saya lah yang tercepit.

Seketika itu sepeda yang dalam posisi kencang itu berhenti karena roda belakangnya tidak bisa berputar karena kena kaki saya. Dan saya pun terjatuh dari sepeda. Pada saat tepat setelah kejadian saya tidak merasakan sakit sama sekali.

Baca juga : Kalau Belum Kena Hukuman Ini, Bukan Santri MEC !!!

Tapi setelah beberapa saat saya melihat kaki saya ternyata sudah perlumuran darah, barulah saat itu terasa sakit. Saat mulai terasa sakit tersebut saya sudah mau menangis. Saya menahannya sampai di rumah, saya menangis ke ibu saya.

Sampai di rumah ibu saya langsung membersihkan dan memberi obat ke kuku jempol kaki saya. Saya sedikit dimarahi oleh ibu saya karena ceroboh.

Tenggelam.

Tenggelam - bebasketik.com

Saya juga pernah mengalami kejadian tenggelam di sungai. Waktu itu saya masih berusia 10 tahun. Saya sama sekali tidak bisa berenang.

Waktu itu saya diajak teman-teman saya untuk bermain ke sungai. Awalnya saya tidak ada untuk mandi di sungai, saya hanya berencana melihat dari kejauhan saja.

Tapi saya terus dipaksa untuk mandi di sungai. Akhirnya saya memberanikan diri untuk ikut mandi di sungai. Dan jelas saja saya langsung tenggelam di sungai yang cukup dalam tersebut.

Untungnya ada teman saya yang menolong saya. Andai saja waktu itu tidak ditolong oleh teman saya, mungkin saya sudah tidak ada lagi di dunia ini. Kejadian ini tidak saya sampaikan kepada ibu saya, karena takut bakal dimarahi.

Karena saya dari kecil memang tidak boleh berenang di sungai. Kalau mau berenang mending ke kolam pemandian, itu kata ibu saya.

Setelah itu saya bertekad untuk belajar berenang. Saya jadi suka main ke kolam pemandian untuk belajar berenang sendiri. Dan hasilnya alhamdulillah sekarang saya sudah bisa berenang hehehe.

Dompet Jatuh.

Dompet Jatuh - bebasketik.com

Pengalaman buruk yang pernah saya alami selanjutnya adalah dompet saya terjatuh di jalan raya. Ini merupakan pengalaman buruk yang sangat merugikan bagi saya.

Bagamana tidak, banyak sekali surat penting yang ada dalam dompet saya. Selain itu seluruh uang saya ada di dalamnya serta ATM juga.

Kronologinya adalah ketika itu posisi saya di Surabaya dan sedang membantu teman saya untuk mengirim barang ke daerah Sidoarjo. Sebelum berangkat mengantar barang tersebut, saya membeli bensin di pom dekat asrama saya.

Kemudian melanjutkannya berangkat ke SIdoarjo. Nah, pas di tengah perjalanan tidak jauh dari pom saya merasa saku celanaku kosong. Lalu saya coba cek ternyata dompet saya tidak ada.

Saya mengira kalau jatuh di jalan, saya telusuri sudah tidak ada. Lalu saya mencoba untuk tanya ke petugas pom juga tidak ada hasil. Akhirnya saya melapor ke kantor polisi untuk meminta izin melihat CCTV di pom sama meminta surat kehilangan.

Hasil juga tetap sama saja, kemungkinan terbesar dompet saya jatuh di jalan dan sudah diambil oleh seseorang. Setelah mengikhlaskan dompet saya tersebut dan kemudian memblokir kartu ATM saya.

Saya belajar banyak dari pengalaman buruk ini. Untuk selalu berhati-hati dan teliti serta jangan ceroboh.

Sampai di sini dulu ya gaes postingan kali ini. Terima kasih atas kunjungannya. Saya mohon maaf kalau ada kesalahan. Semoga postingan saya ini bisa bermanfaat bagi kalian gaes. Sampai jumpa!!!.

%d bloggers like this: