Lapisan Atmosfer | Pengertian, Manfaat, Fungsi, Ciri-Ciri, dan Komposisinya [LENGKAP]

Lapisan Atmosfer – Setelah sebelumnya saya membahas tentang lapisan bumi, kesempatan kali ini saya akan mencoba membahas tentang lapisan atmosfer bumi. Mulai dari pengertian atmosfer, fungsi lapisan atmosfer, manfaat atmosfer, dan lain sebagainya.

Selain terdapat lapisan didalamnya, bumi juga mempunyai lapisan yang mengelilinginya. Lapisan tersebut berbentuk gas dan berfungsi untuk melindungi bumi dari gangguan angkasa.

Dalam atmosfer bumi banyak mengandung zat gas yang mendukung untuk kelangsungan hidup suatu makhluk. Termasuk manusia, hewan, dan tumbuhan.

Lapisan atmosfer tersebut terdiri dari lapisan troposfer, stratosfer, lapisan mesosfer, termosfer, ionosfer, dan lapisan eksosfer.

Sebelum kita membahas tentang lapisan lapisan atmosfer, alangkah lebih baik bila kita mengenal terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan atmosfer.

Berikut ini adalah pemebahasan mengenai apa itu yang dimaksud dengan atmosfer atau pengertian atmosfer.

Pengertian Lapisan Atmosfer

lapisan atmosfer - bebasketik.com

Apa itu atmosfer bumi? Yah, mungkin sebagian dari teman-teman sudah ada yang mengenal tentang atmosfer bumi. Pengertian atmosfer adalah suatu lapisan berbentuk gas yang melindungi dan mengelilingi bumi.

Lapisan gas tersebut dimulai dari permukaan bumi sampai luar angkasa. Jadi, atmosfer bumi dimulai dari 0 km diatas permukaan bumi sampai sejauh sekitar 560 km diatas permukaan bumi.

Atmosfer tercipta atas beberapa lapisan, dan setiap transisi dari masing-masing lapisan atmosfer tersebut berlangsung secara bertahap dan teratur.

Studi atau penelitian tentang atmosfer awal mulanya dilakukan untuk memecahkan permasalahan cuaca, bintang yang berkelip-kelip, fenomena pembiasan pada sinar matahari, dan fenomena atau peristiwa lainnya yang ada di luar angkasa.

Penelitian dan kajian tersebut dilakukan dengan menggunakan sebuat alat yang sensitif. Dan alat tersebut dipasang pada sebuah wahana luar angkasa.

Selain dari penelitian tersebut, pada zaman modern sudah banyak penelitian atau studi yang mengkaji tentang lapisan atmosfer bumi.

Mulai dari penelitian tentang adanya suatu proses ionisasi, timbulnya muatan listrik, fenomena aurora, dan fenomena atau peristiwa angkasa dan langit yang lainya.

Dalam lapisan atmosfer bumi, terdapat beberapa unsur atau zat yaitu oksigen (20.97%), nitrogen (78.17%), karbondioksida (0.0357%), argon (0.9%), uap air, dan zat gas yang lainya.

Atmosfer bumi tidak memiliki batas yang mendadak atas batas yang jelas. Namun, batas tersebut lambat laun akan menipis beriringan dengan tingkat ketinggiannya. Tidak ada batas yang pasti antara lapisan atmosfer bumi dan luar angkasa.

Lapisan Atmosfer

lapisan atmosfer bumi - bebasketik.com

Setelah membahas tentang pengertian atmosfer, yang berikutnya adalah pembahasan tentang lapisan-lapisan atmosfer.

Atmosfer memiliki beberapa lapisan, pada setiap lapisan pasti memiliki perbedaan unsur penyusunnya, meskipun hanya berbeda sedikit.

Masing-masing lapisan tersebut memiliki sifat dan karakteristik sendiri-sendiri dan juga memiliki ciri khas.

Untuk pembahasan lebih lanjut dan menyeluruh, teman-teman sekalian bisa menyimak dan membacanya di bawah ini.

  • Lapisan Atmosfer – Troposfer

lapisan atmosfer - bebasketik.com

Lapisan ini merupakan lapisan yang paling bawah dari susunan atmosfer. Dan posisi dari lapisan troposfer berada di atas permukaan bumi hingga mencapai ketinggian 8 km pada wilayah kutub dan pada ketinggian 18 km pada wilayah garis khatulistiwa.

Lapisan troposfer memiliki fungsi sebagai penstabil panas di permukaan bumi. Didalam lapisan ini terkandung unsur uap air dan gas karbondioksida.

Pada lapisan troposfer inilah proses terjadinya fenomena perubahan cuaca sera perubahan iklim. Fenomena tersebut mencakup seperti angin, hujan, air, suhu, udara, kelembaban udara, tekanan udara, dan lain sebagainya.

Pada lapisan atmosfer bagian troposfer terdapat 3 bagian, yaitu :

  1. Lapisan udara dasar : pada lapisan ini, ketebalanya adalah 1-2 meter di atas permukaan bumi. Kondisi dari lapisan ini sangat mempengaruhi kehidupan tanaman, hewan, dan manusia di permukaan bumi.
  2. Udara bawah : lapisan ini memiliki ketebalan sekitar 1-2 km dari permukaan bumi. Lapisan troposfer yang menjadi tempat terjadinya fenomena perubahan cuaca dan iklim di bumi.
  3. Lapisan udara adveksi : lapisan ini lebih tebal dari pada lapisan troposfer udara bawah. Ketebalannya sekitar pada ketinggian 2-8 km. Fungsi lapisan ini hampir sama dengan lapisan udara bawah, yaitu tempat terjadinya perubahan suhu. Namun, pergerakan udara di lapisan ini lebih banyak mendatar dari pada tegak.
  4. Lapisan udara tropopouse : merupakan lapisan paling luar dari troposfer. Ketebalan dari lapisan ini mencapai sekitar 8-12 km diatas permukaan bumi. Lapisan ini juga merupakan transisi atau perbatasan antara lapisan troposfer dan stratosfer.

Itu tadi adalah pembahasan tentang lapisan troposfer pada atmosfer bumi dan juga bagian-bagiannya.

  • Lapisan Atmosfer – Stratosfer

lapisan atmosfer - bebasketik.com

Lapisan stratosfer merupakan lapisan atmosfer yang kedua setelah lapisan troposfer. Posisi atau letak dari lapisan ini berada di sekitar ketinggian 50-60 km.

Lapisan ini sangat penting, karena memiliki kandungan ozon yang banyak didalamnya. Oleh sebab itu, lapisan strotosfer sering dikenal dengan sebutan lapisan ozonosfer.

Zat ozon memiliki kandungan racun didalamnya yang bisa membahayakan jiwa makhluk hidup di permukaan bumi. Namun, zat ozon hanya terdapat di lapisan strotosfer dan tidak ditemukan pada lapisan troposfer. Sehingga tidak akan mengancam jiwa makhluk hidup.

Lapisan stratosfer berfungsi untuk memnyaring sinar ultraviolet dari matahari. Proses penyaringan tersebut dilakukan oleh zat ozon. Hal ini sangat penting, karena jika makhluk hidup di permukaan bumi terlalu banyak terkena sinar ultraviolet, bisa mengancam jiwa mereka.

Pada lapisan atmosfer bagian stratosfer, terdapat tiga bagian, yaitu :

  1. Udara isotern : terletak di ketinggian yang berkisar 12-35 km di atas pemukaan bumi dan memiliki suhu udara -50ºC hingga -55ºC.
  2. Lapisan udara panas : letaknya berapa di ketinggian sekitar 35-50 km di atas pemukaan bumi dengan suhu udara -50ºC hingga +50ºC.
  3. Udara campuran (teratas) : berada di ketinggian 50-80 km di atas permukaan bumi dan memiliki suhu udara +50ºC sampai -70ºC. Pada titik ketinggian 30 km di atas permukaan, gas oksigen akan di uban menjadi zat ozon untuk menyaring sinar radiasi ultraviolet.

Itulah pembahasan sedikit mengenai lapisan stratosfes dan pembagian lapisannya.

  • Lapisan Atmosfer – Mesosfer

lapisan atmosfer - bebasketik.com

Lapisan ketika dalam pembagian lapisan atmosfer ialah lapisan medsosfer. Posisi dari lapisan ini terletak pada ketinggian yang berkisar 50-75 km dari lapisan stratosfer.

Pada bagian inilah jika ada meteor, komet, debu angkasa, dan benda asing luar angkasa lainya terkikis dengan cara tebakar karena disebabkan oleh gesekan dari udara yang terdapat di lapisan ini. Sehingga benda-benda luar angkasa tadi tidak sampai menyentuh permukaan bumi.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa lapisan ini menjadi pelindung bumi dari ancaman benda luar angkasa seperti meteor, komet, asteroid, debu angkasa, dan lain sebagainya.

Adapun jika benda luar angkasa tersebut memiliki ukuran yang sangat besar, lapisan mesosfer hanya bisa mengurangi dampaknya saja.

Selain itu, pada lapisan atmosfer ini juga mulai terjadi penurunan suhu yang drastis, yang mana mulai terjadi proses pembentukan kristal es yang asalnya dari uap air di udara.

  • Lapisan Atmosfer – Termosfer atau Ionosfer

lapisan atmosfer - bebasketik.com

Yang berikutnya adalah lapisan termosfer atau biasa dikenal dengan sebutan lapisan ionosfer. Lapisan ini merupakan lapisan keempat atmosfer setelah lapisan mesosfer.

Posisi dari lapisan ini terletak pada ketinggian 75-650 km. Lapisan ini bisa disebut dengan ionosfer adalah karena pada lapisan ini terjadi suatu proses gas-gas yang di ionisasi oleh sinar matahari.

Dan proses tersebut menghasilkan suatu muatan listrik karena terjadi reaksi kimia dari proses ionisasi tersebut. Lapisan ini memiliki fungsi sebagai tempat terjadinya proses ionisasi oleh sinar matahari.

Dimana hal itu molekul oksigen dan gas lainnya terpecah menjadi suatu oksigen yang bersifat atomik dan akan menimbulkan panas di bumi.

Partikel dan molekul yang terionisasi inilah yang akan menjadi tempat merambatnya gelombang radio untuk sarana komunikasi.

Lapisan termosfer atau inosfer ini memiliki tiga bagian, yaitu :

  1. Lapisan udara E : terletak pada ketinggian 80-150 km dengan nilai rata-rata pada 100 km. Proses ionisasi tertinggi terjadi di lapisan ini..
  2. Lapisan udara F : posisi dari lapisan ini terletak pada ketinggian 150-400 km dan lapisan udara ini sering disebut dengan udara APPLETON.
  3. Lapisan udara atom : terletak pada ketinggian 400-800 km dan berfungsi sebagai penerima panas matahari yang menyebabkan suhu di lapisan ini diperkirankan sekitar 1200ºC.

Itulah pembahasan sedikit yang berisi tentang lapisan termosfer atau ionosfer.

  • Lapisan Atmosfer – Eksosfer

lapisan atmosfer - bebasketik.com

Fungsi utama dari lapisan ini adalah sebagai orbit dari satelit. Letak ketinggian dari lapisan ini belum ada yang bisa memastikannya karena sangat sulit untuk menentukan batas antara lapisan eksosfer dengan luar angkasa. Hal ini menyebabkan lapisan ini sering dikenal dengan sebutan lapisan antar planet tata surya.

Selain itu, fungsi dari lapisan eksosfer bisa digunaka sebagai penghancur meteor, komet, asteroid, dan benda asing luar angkasa lainnya yang hendak menghantam permukaan bumi seperti halnya lapisan mesosfer.

Proses penghancuran tersebut tarjadi dengan adanya proses pembakaran akibat tekanan suhu yang tinggi.

Fungsi Lapisan Atmosfer

lapisan atmosfer - bebasketik.com

Adapun beberapa fungsi atau manfaat atmosfer bagi bumi. Fungsi tersebut sangat membantu berlangsungnya proses kehidupan di bumi. Berikut ini adalah beberapa fungsi lapisan atmosfer bumi.

  1. Bermanfaat untuk pendistribusian air ke berbagai wilayah permukaan bumi, peristiwa pendistribusian tersebut dikenal dengan sebutan siklus hidrologi. Dalam kasus ini, atmosfer berguna untuk menampung atau menyimpan uap air.
  2. Menjadi alat untuk mengurangi radiasi dari sinar matahari yang menuju bumi pada saat siang hari, sedangkan pada waktu malam harinya adalah berguna untuk mengatur suhu di bumi supaya tidak terlalu panas maupun terlalu dingin.
  3. Sebagai pelindungi bumi dari benturan-benturan yang terjadi di luar angkasa. Misalkan jika ada sebuah meteor yang akan menabrak bumi, maka lapisan atmosfer akan menahanya. Meteor atau komet yang menuju bumi akan dikikis oleh lapisan atmosfer dan akhirnya lenyap sebelum menyentuh permukaan bumi. Namun hal itu jika komet atau meteornya kecil, lain cerita jika meteor atau komet yang menuju bumi berukuran besar, maka atmosfer hanya bisa mengurangi dampaknya saja.
  4. Lapisan atmosfer berguna sebagai penyedia oksigen dan karbondioksida. Manusia dan binatang menggunakan oksigen untuk bernafas. Sedangkan pada tumbuhan, membutuhkan karbondioksida untuk membuat makanan sendiri melalui proses fotosintesis. Nah, dari proses fotosintesis yang dilakukan oleh tumbuhan akan menghasilkan gas oksigen.
  5. Sebagai pengatur orbit atau lintasan satelit bumi, entah itu satelit buatan maupun satelit alami bumi yaitu bulan.
  6. Penyebaran spora tumbuhan.
  7. Perantara suatu gelombang suara maupun gelombang bunyi.
  8. Menyuburkan tanah di permukaan bumi.
  9. Sebagai pembangkit listrik, merupakan manfaat dari angin di atmosfer.
  10. Sebagai perantara gelombang radio.
  11. Dan lain sebagainya.

Itu tadi adalah beberapa fungsi lapisan atmosfer. Pada zaman modern ini, lapisan atmosfer mulai kehilangan fungsinya. Hal tersebut diakibatkan oleh ulah manusia yang menjadi penyebab pemanasan global.

Banyak sekali aktivitas manusia yang bisa menjadi penyebab pemanasan global. Salah satunya adalah penggundulan hutan, pencemaran udara oleh asap industri, dan lain sebagainya.

Komposisi Lapisan Atmosfer

lapisan atmosfer - bebasketik.com

Pada lapisan atmosfer bumi, terkandung berbagai campuran dari gas-gas yang menyelimuti dan melindungi bumi. Campuran gas tersebut menjadi komposisi dari  atmosfer bumi.

Campuran gas tersebut terdiri dari :

  1. Nitrogen sebesar 78%.
  2. Oksigen sejumlah 21%.
  3. Argon kira-kira 1%.
  4. Air sekitar 7%.
  5. Ozon sebesar 0,01%.
  6. Karbondioksida sejumlah 0,01%.

Meski memiliki reaksi yang lambat, gas nitrogen merupakan bagian yang penting. Sehingga kestabilan nitrogen di laut, di darat, ataupun di udara sangat mempengaruhi kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.

Gas nitrogen juga merupakan zat gas yang paling banyak jumlahnya di atmosfer bumi. Nitrogen bisa dihasilkan dari proses pembakaran limbah sisa-sisa pertanian atau perkebunan dan akibat dari letusan gunung berapi yang ada di bumi.

Selain nitrogen, gas lain yang banyak terkandung didalam atmosfer bumi adalah gas oksigen. Gas ini berasal dari proses fotosintesis pada tumbuhan yang memiliki klorofil atau berdaun hijau.

Adapu juga gas karbondioksida yang dikeluarkan dari proses pernafasan manusia dan hewan. Jumlah karbondioksida di bumi bisa stabil karena diserap oleh tumbuhan untuk melakukan proses fotosintesis. Dan dari proses fotosintesis pada tumbuhan tersebut bisa menghasilkan oksigen.

Selain itu, karbondioksida juga bisa dihasilkan dari asap industri, asap kendaraan berbahan bakar fosil, kebakaran hutan, dan lain sebagainya.

Jadi, gas-gas yang terdapat dalam atmosfer memiliki sistem perputaran tersendiri agar tetap stabil dan seimbang guna menunjang kehidupan makhluk di bumi.

Penutup

Itulah pembahasan tentang lapisan atmosfer yang bisa saya tulis pada kesempatan kali ini. Peranan dari lapisan atmosfer sangatlah penting, karena untuk melindungi permukaan bumi dari hantaman benda asing.

Selain itu, juga mendukung kelangsungan hidup makhluk di permukaan bumi dari gas-gas yang terkandung didalamnya.

Demikian yang dapat saya tulis pada kesempatan ini. Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman karena telah bersedia dengan ikhlas meluangkan waktunya untuk membaca artikel ini hingga akhir.

Dan saya ucapkan mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan, entah itu typo atau ada kata-kata yang menyinggung kalian. Sampai jumpa di postingan selanjutnya, bye-bye !!!

Leave a Comment

%d bloggers like this: