Jenis Kucing Persia | Karakteristik dan Perawatannya [LENGKAP]

  • 5 min read
  • Dec 13, 2019
kucing persia

Kamu suka dengan kucing yang jenisnya persia? Jika iya, maka kamu harus tahu lebih dalam mengenai apa saja jenis kucing persia yang sudah terkenal di Indonesia, dan tentunya bisa kamu pelihara di rumah.

Ternyata, hewan yang memiliki sifat bermalas-malasan ini, banyak digemari oleh masyarakat. khususnya pecinta kucing. Tidak hanya itu saja, kucing persia ini juga suka mencari perhatian kepada sang pemiliknya.

Nah, dari kutipan tersebut, apa saja karakter dan jenis kucing persia yang pada umumnya dijadikan peliharaan di rumah? Simak pembahasan di bawah ini.

Karakteristik Kucing Persia

jenis kucing persia

Bagi pecinta kucing khususnya kucing persia, pasti sudah tahukan, kalau kucing persia ini sangatlah pendiam. Kucing persia yang tenang, mudah untuk dikontrol dan cenderung tidak membuat kerusuhan.

Selain itu, kucing ini mudah beradaptasi dengan ekosistem lingkungan sekitar. Sifat lain yang dimilki oleh kucing persia ini yaitu sangat responsif terhadap pemiliknya. Bahkan sifat manja yang dimilki kucing persia ini, bisa menjadikan kucing akan terus menempel.

Pada umumnya, kucing persia memiliki wajah yang berbentuk bulat juga lebar, serta memiliki moncong yang pendek. Tubuh tambun dan berotot juga dimilki pada kucing ini, namun tubuh tersebut tertutup oleh bulu yang ada pada badannya.

Selain itu, kucing ini memiliki rahang yang lebar dan juga kuat, dengan pipi yang chubby membuat kucing ini terlihat sangat lucu.

Jenis Kucing Persia

jenis kucing persia

Banyak yang mengatakan, bahwa kucing persia ini memiliki hidung yang menjorok ke dalam, atau lebih identiknya disebut dengan hidung pesek. Namun, beberapa kucing persia ini memiliki jenis yang berbeda.

Agar kamu bisa membedakan jenis kucing persia yang jenisnya bisa dibedakan dari wajah ataupun hidungnya, mari simak lanjut penjelasan berikut ini.

1. Jenis Kucing Persia Himalaya

jenis kucing persia

Pertama yaitu kucing persia Himalaya, atau bisa disebut dengan kucing berpola colorpaint. Mengapa demikian? Karena memiliki rambut yang berwarna coklat tua atau hitam pada bagian wajah, hidung, telinga, ujung kaki dan ekor.

Dari warna rambut yang dimiliki kucing jenis ini, menjadikan ciri khas yang terdapat pada kucing jenis Himalaya.

Adapun ciri lain dari jenis kucing ini, yaitu memiliki bentuk tubuh yang cukup besar dengan berat bisa mencapai 4 hingga 4 kg. Jika kamu bisa merawat kucing ini dengan baik, maka bisa diperkirakan bertahan hidup sampai 15 tahun.

Selain itu, sifat dari kucing himalaya ini suka sekali dengan yang namanya tidur, tenang, jinak dan juga manja. Bahkan, kucing ini juga menyukai mainan anak-anak.

2. Jenis Kucing Persia Flatnose

jenis kucing persia

Selanjutnya yaitu ada kucing persia flatnose, merupakan kucing yang memiliki hidung yang pesek atau datar. Sehingga, hidung yang berukuran kecil dari kucing ini, sejajar dengan matanya.

Kucing jenis ini dikatakan sudah populer di Amerika Serikat saat ini, memiliki bentuk kapala yang sedikit kotak, jadi bisa dibilang tidak bulat.

Ciri lain dari kucing persia flatnose ini adalah memiliki mata yang kecil, rambut yang panjang dan juga badannya yang gemuk. Pada bagian telingnya ini memiliki ukuran yang kecil dan meruncing, sehingga jarak antara telinga kanan dan kiri cukup jauh.

Adapun postur tubuh yang dimiliki dari kucing ini terlihat pendek dan bantet, mengapa demikian? Karena memiliki ukuran kaki yang pendek, atau bisa dikatakan kakinya tidak terlalu panjang dan juga tidak terlalu pendek.

3. Jenis Kucing Persia Peaknose

jenis kucing persia

Tahukah kamu, kucing persia jenis apa yang paling mahal? Ada 2 jenis kucing persia yang paling mahal, yaitu kucing persia peaknose dan kucing persia peaknose ekstrim.

Kucing persia peaknose ini memilki hidung yang paling pesek dan paling mahal diantara kucing persia yang lain. Karena itulah orang-orang banyak yang mengatakan, bahwa “semakin pesek hidung persia, maka semakin mahal harganya”.

Kucing ini sekilas mirip dengan kucing persia flatnose. Namun, kucing peaknose ini memiliki hidung yang lebih datar, kecil dan juga pesek dibandingkan dengan kucing flatnose.

4. Jenis Kucing Persia Medium

jenis kucing persia

Jika hidung yang dimilki kucing persia flatnose datar dan hidung kucing persia Himalaya mancung. Kali ini ada jenis kucing persia yang hidungnya setengah-setengah, artinya memiliki hidung yang tidak mancung dan juga tidak pesek.

Namanya kucing persia medium atau bisa disebut dengan hidung yang setengah pesek. Selain itu, rambut yang dimiliki kucing persia ini paling lebat dibandingkan kucing persia yang lainnya.

Ada 2 jenis kucing persia medium yang bisa dibedakan, yaitu shorthair dan longhair. Adapun kucing persia medium yang shorthair ini memiliki rambut yang pendek dan tidak terlalu tebal.

Sedangkan kucing persia medium yang longhair, ini memiliki rambut yang paling panjang dan juga tebal. Jika rambut yang dimilki kucing persia panjang, maka perawatannya akan lebih sulit.

Begitupun sebaliknya, jika rambut persia pendek maka akan mudah untuk merawatnya.

Cara Merawat Kucing Persia

jenis kucing persia

Lalu bagaimana, jika orang yang belum mengerti atau belum tahu cara merawat kucing persia? Atau salah dalam perawatan, menjadikan kucing ini sakit dan bisa sampai mati kerena salah perawatan?

Tenang, kamu tidak perlu repot-repot untuk pergi ke dokter hewan, jika sudah melakukan perawatan berikut ini.

1. Tempat Terbaik untuk Kucing Persia

jenis kucing persia

Perawatan kucing persia pertama yang harus ada, yaitu menyediakan tempat atau lokasi penempatan kucing tersebut. Mengapa demikian? Karena kucing persia tidak cocok jika terlalu lama di luar rumah.

Jadi, langkah baiknya menyediakan tempat khusus untuk tempat tinggal kucing, yang bisa terhindar dari kondisi udara yang lembab atau dingin.

Tempat tinggal yang cocok untuk kucing persia ini adalah tempat yang kering, atau bisa di dalam rumah.

2. Berikan Nutrisi untuk Kucing Persia

jenis kucing persia

Sudah tahu makanan kesukaan kucing persia itu apa? Daging atau ikan adalah makanan kesukaannya.

Sebenarnya memberikan makan vegetarian yang dicampur wheatgrass pada kucing persia juga tidak masalah. Hal ini akan menjadikan penyeimbang, agar terhindar dari masalah berat badan yang terdapat pada kucing.

Tapi jangan langsung mengkonversi makanan daging ke makanan vegetarian, karena kucing juga memerlukan adaptasi agar bisa menerima makanan vegetarian.

3. Mandikan Secara Teratur

jenis kucing persia

Selanjutnya yaitu dengan cara memandikan kucing persia, mengapa demikian? Karena kucing persia sangat membutuhkan mandi, agar terhindar dari kuman yang menempel.

Nah dalam memandikan kucing, pada bagian mata harus dibersihkan. Karena daerah mata kucing sering berkaca-kaca dan itu akan membuat kucing memiliki kerak mata yang lengket.

Saat membersihkan daerah sekitar mata, kamu bisa menggunakan tisu basah, atau tisu yang dibasahi dengan air. Kemudian diusapkan pada area sekitar mata yang kotor secara halus dan lembut.

4. Telinga dan Lubang Hidung juga Harus Dibersihkan

jenis kucing persia

Bagian kucing persia yang juga harus mendapat perhatian khusus yaitu pada bagian telinga dan hidung. Pada bagian telinga kucing harus diberishkan, agar kesehatan kucing tetap bisa terjaga.

Kamu bisa menggunakan tisu basah atau penyeka khusus untuk membersihkan telinga kucing, agar kotorannya bisa terangkut.

Kemudian pada bagian lubang hidung juga harus dibersihkan, karena kucing persia jenis peaknose sering mengalami permasalahan pada sistem pernapasan.

Kadang kucing tersebut menggunakan mulut sebagai alat pernapasannya, karena ada penghalang yang membuat udara tidak masuk melalui hidung.

Cara untuk membersihkan lubang hidung kucing ini, bisa dengan cuttin bad atau dengan bantuan tisu. Agar infeksi sinus atau influenxa tidak mengganggu sistem pernapasan pada kucing persia.

5. Sikat Bagian Kucing dengan Halus

jenis kucing persia

Terakhir yaitu dengan cara menyikat atau menyisir bulu yang ada di tubuh kucing persia. Karena kucing yang memiliki bulu yang kusut atau tidak terawat, itu akan membuat kucing persia tidak nyaman dan terlihat stress.

Kamu bisa melakukan pembersihan ini dalam waktu minimal 15 menit sebelum kamu pergi kerja atau kuliah.

kamu juga bisa membersihkan gigi kucing dengan cara menyikatnya, agar sisa makanan tidak menempal terus pada gigi kucing.

Penutup

Itulah penjelasan singkat tentang kucing persia, mulai dari karakteristik, jenis dan cara merawatnya. Semoga bermanfaat dan terutama bagi kamu yang berkeinginan mempunyai kucing persia, bisa membaca dulu artikel ini.

Jangan lupa untuk like dan share artikel ini, agar teman kamu yang juga pecinta kucing persia bisa merawat dengan baik dan benar. Jika ingin mencari info menarik lainnya silahkan kunjungi masnid.

Sekian dan terima kasih.

%d bloggers like this: