√ 9+ Jenis Jenis Awan Beserta Pengertian, Gambar, dan Ciri-Cirinya [LENGKAP]

Jenis Jenis Awan – Assalamualaikum para sahabat setia Bebas Ketik. Pernahkan kalian memandang langit? Yah, jika kalian memandang ke arah langit, kalian akan melihat berbagai pemandangan yang indah.

Ketika malam hari kalian akan menemukan gemerlap bintang dan bulan. Sedangkan pada siang hari, kalian akan melihat indahnya berbagai bentuk awan yang ada di seluas birunya langit.

Semua keindahan pemandangan tersebut adalah merupakan hasil dari ciptaan Allah SWT dengan segala kesempurnaan dan kebesarannya.

Nah, dalam kesempatan kali ini saya akan memposting artikel yang berisi tentang salah satu ciptaan Allah SWT tadi, yaitu pembahasan tentang jenis jenis awan.

Banyak sekali jenis jenis dari awan, ada yang berwarna putih dan ada juga yang memiliki warna hitam pekat. Dan bentuk setiap awan pasti memiliki perbedaan.

Dari berbagai jenis awan tersebut, masing-masing mempunyai sifat yang berbeda. Ada yang bersifat membahayakan untuk manusia karena bisa menimbulkan bencana alam dan mengganggu jalur penerbangan pesawat.

Bencana yang timbul dari awan contohnya seperti angin tornado, hujan disertai angin dan petir yang menyambar, badai, dan lain sebagainya.

Untuk mempersingkat waktu, mari kita langsung menuju pembahasan tentang jenis jenis awan. Namun, sebelum itu ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan awan dan bagaimana proses pembentukannya.

Pengertian Awan

jenis jenis awan - bebasketik.com

Apa yang dimaksud dengan awan? Mungkin beberapa diantara teman-teman ada yang sudah mengetahui tentang definisi dan pengertian awan.

Yah, pengertian awan adalah suatu gumpalan uap air yang tercipta karena adanya siklus daur ulang air yang terus menerus mengalami perputaran. Siklus daur ulang air ini sering dikenal dengan sebutan siklus hidrologi.

Proses atau siklus hidrologi terjadi karena adanya suatu proses pemuaian air yang menguap keatas menuju atmosfer. Dan pemuaian tersebut terjadi karena air terkena pancaran panas dari sinar matahari dan suhu panas dari bumi sendiri.

Lalu terjadilah suatu proses pengembunan atau pemadatan uap air tersebut yang bergabung satu sama lain pada tingkat ketinggian atmosfer tertentu sehingga terbentuklah sebuah awan.

Dari berbagai jenis awan yang teman-teman lihat di atas birunya langit. Komisi cuaca dan langit internasional menyepakati bahwa jenis jenis awan dilangit ada 4 macam pada tahun 1894.

Pembagian awan tersebut dibagi berdasarkan pada tingkat ketinggiannya. Jenis jenis awan tersebut adalah awan tinggi, awan sedang, awan rendah, dan awan perkembangan vertikal.

Proses Terbentuknya Awan dan Proses Terjadinya Hujan

jenis jenis awan - bebasketik.com

Nah, setelah kita mengenal apa itu yang dimaksud dengan pengertian awan, pembahasan yang selanjutnya ialah tentang proses terbentuknya awan.

Pernahkah teman-teman sekalian berpikir kenapa awan tidak pernah habis? Yah, hal itu terjadi karena adanya proses atau siklus hidrologi. Siklus tersebut merupakan proses daur ulang air yang ada di bumi ini.

Untuk pembahasan proses yang lebih lanjut dan detail, kalian bisa menyimak permbahasan dibawah ini.

  • Siklus Hidrologi

jenis jenis awan - bebasketik.com

Proses dari terbentuknya awan merupakan siklus hidrologi atau daur ulang air :

  1. Semua air yang ada diatas permukaan bumi, baik itu sungai, laut, danau, atau bahkan air yang ada di tubuh kita akan mengalami siklus hidrologi. Ketika air yang ada diatas permukaan bumi atau lapisan bumi paling luar terkena sinar matahari ataupun terkena suhu panas bumi akan mengalami penguapan keatas menuju lapisan atmosfer bumi.
  2. Setelah uap air mencapai atmosfer bumi yang suhunya lebih rendah dari pada suhu di permukaan bumi, maka uap air tersebut akan mengalami proses pengembunan. Lalu akan menjadi titik-titik air yang akhirnya akan bergabung satu sama lain. Sekumpulan titik-titik air tersebutlah yang dinamakan dengan awan.
  3. Selanjutnya, kumpulan dari titik-titik air tadi atau awan akan berkumpul menjadi satu kembali membentuk awan lainnya dan akan membuat awan dengan masa yang lebih tinggi dan berat.
  4. Massa yang berat dari suatu awan, akan menyebabkannya turun kebawah mendekati lapisan atmosfer yang paling rendah karena adanya gravitasi. Hal itu akan membuat suhu akan semakin turun dan termperatur disekelilingnya akan ditutupi oleh awan tersebut sehingga sinar matahari akan terhalangi.
  5. Dengan demikian, suatu uap air yang telah menjadi air tadi tidak akan tertampung lagi dan akhirnya jatuh ke bumi. Proses itulah yang dinamakan dengan hujan.
  6. Setelah air terlepas dari atmosfer dan jatuh ke permukaan bumi, maka udara disekitar akan memanas kembali karena sudah tidak ada awan yang menghalangi lagi. Dan hal itu akan menyebabkan penguapan air lagi yang naik ke atas atmosfer bumi.
  7. Seperti itulah siklus hidrologi atau proses terjadinya awan dan hujan.

Untuk lebih jelasnya tentang siklus hidrologi atau proses terbentuknya awan dan hujan, teman-teman bisa melihat ilustrasi video dibawah ini.

Itulah tadi pembahasan tentang bagaimana proses terbentuknya sebuah awan dan proses daur ulang air atau siklus hidrologi. Semoga teman-teman bisa memahaminya.

Jenis Jenis Awan Berdasarkan Bentuknya

jenis jenis awan - bebasketik.com

Setelah mengetahui tentang pengertian awan dan proses terbentuknya, selanjutnya adalah pembahasan tentang jenis jenis awan. Ada jenis awan yang berbahaya bagi manusia dan ada juga yang tidak berbahaya bagi manusia.

Ada banyak sekali jenis awan yang ada di bumi kita ini. Namun, dalam pembagian jenis jenis awan, terdapat beberapa sudut pandang. Yang pertama adalah jenis jenis awan berdasarkan bentuknya dan berdasarkan ketinggiannya.

Berikut ini adalah pembahasan yang berisi tentang jenis jenis awan berdasarkan bentuknya :

  • Jenis Jenis Awan Cumulus

jenis jenis awan - bebasketik.com

Apa yang dimaksud dengan awan cumulus itu? Yah, awan cumulus merupakan salah satu jenis jenis awan yang paling sering kita lihat di birunya langit.

Dan lebih seringnya terlihat bila langit dalam kondisi atau keadaan yang cerah tanpa ada awan mendung atau hitam yang menghalangi sinar matahari.

Jenis awan ini mempunyai bentuk seperti gumpalan atau kumpulan kapas yang memiliki tampilan pemandangan indah serta menawan.

  • Jenis Jenis Awan Stratus

jenis jenis awan - bebasketik.com

Yang kedua adalah jenis jenis awan straus. Apa yang dimaksud dengan awan straus itu? Nah, jenis awan ini ialah merupakan tipe awan kedua yang berada di langit bumi.

Jenis jenis awan ini mempunyai bentuk seperti karet. Hal tersebut dikarenakan menghampar dan terbentang ke seluruh wilayah dengan bentuk yang sangat identik satu sama lainnya.

Biasanya, jika terdapat awan ini maka cuaca disekelilingnya akan terasa lebih sejuk dan segar. Hal itu disebabkan karena adanya awan straus yang menjadi penutup pancaran sinar matahari yang ke permukaan bumi.

  • Jenis Jenis Awan Sirrus

jenis jenis awan - bebasketik.com

Jenis awan berdasarkan bentuknya yang terakhir adalah awan sirrus. Tipe awan ini memiliki bentuk yang mirip dengan bulu ayam atau pasir pantai yang tenang di dalam air.

Awan sirrus memiliki sifat yang tenang dan diam. Tetapi, mempunyai serat antar titik-titik airnya yang sangat padat satu sama lainnya.

Selain itu, jenis jenis awan sirrus juga mempunyai massa yang tinggi dan juga memiliki volume yang sedikit. Hal itu membuat awan sirrus merupakan jenis awan yang tidak memiliki potensi yang besar untuk mendatangkan hujan.

Jenis Jenis Awan Berdasarkan Ketinggiannya

jenis jenis awan - bebasketik.com

Yang berikutnya adalah jenis jenis awan berdasarkan ketinggiannya. Tidak hanya dibagi berdasarkan bentuknya saja. Awan juga dapat dibagi berdasarkan ketinggiannya.

Secara garis besar, ada 3 jenis awan yang berdasarkan ketinggiannya. Yaitu awan tinggi, jenis awan sedang, dan yang terakhir adalah awan rendah.

Untuk pembahasan yang lebih detail dan jelasnya, bisa teman-teman simak dan baca pembahasan tentang jenis awan di bawah ini.

  • Janis Jenis Awan Tinggi

jenis jenis awan - bebasketik.com

Awan yang termasuk kedalam jenis ini merupakan awan yang terbentuk dari uap air yang menguap akibat suhu panas sinar matahari maupun suhu panas dari bumi sendiri pada ketinggian sekitar 6000 meter diatas permukaan bumi.

Awan jenis ini tidak serta merta terbentuk begitu saja, melainkan pada wilayah dengan suhu dan iklim cuaca yang tertentu.

Pada daerah yang memiliki iklim tropis, awan terbentuk di ketinggian 6-18 km. Dan jika di daerah yang beriklim sub tropis di ketinggian 5-13 km. Sedangkan di wilayah kutub, awan ini berada di ketinggian sekitar 3-8 km.

Dari jenis awan tinggi dapat dibagi menjadi beberapa jenis awan lagi, berikut ini adalah penjelasan dan pembahasannya.

1. Jenis Jenis Awan Cirrus

jenis jenis awan - bebasketik.com

Jenis awan ini merupakan bagian dari awan tinggi dan memiliki bentuk filamen halus. Awan ini tersusun dari gumpalan uap air yang mengalami perubahan menjadi suatu kristal dikarenakan adanya suhu dan iklim yang dingin pada ketinggian tersebut.

Tidak hanya berbentuk bulat saja, awan ini terkadang mempunyai bentuk yang horisontal dan telihat dengan jelas pada saat terkena sinar matahari.

Jenis jenis ini memiliki ciri khusus, yaitu :

  1. Merupakan salah satu awan yang mempunyai bentuk sisi tidak jelas atau tidak beraturan dan samar-samar.
  2. Terbentuk dari uap air yang berubah menjadi sebuah krital.
  3. Jenis jenis awan ini tidak akan berpotensi menurunkan hujan.
  4. Mempunyai bentuk yang hasul, sehingga akan terlihat seperti serat halus dan akan nampak seperti bulu ayam yang masih berusia muda.
  5. Berada di ketinggian sekitar 6-8 km.

2. Jenis Jenis Awan Cirrocumulus

jenis jenis awan - bebasketik.com

Jenis jenis awan cirrocumulus ialah awan tinggi yang hampir mirip seperti halnya awan sirus. Namun, sedikit berbeda pada bentuknya. Bentuk awan ini terputus-putus seperti jajaran pasir pantai ataupun segerombolan domba yang sedang berkerumun disatu tempat.

Dengan adanya perubahan suhu dan waktu yang sangat cepat membuat awan sirokumulus berubah menjadi awan sirostratus.

Jenis jenis awan ini sama seperti awan tinggi lainnya yaitu tersusun dari kristal-kristal air yang membeku.

Ciri-ciri awan jenis ini adalah :

  1. Memiliki proses pembentukan yang cepat dan menjadi awan sirostratus dengan cepat pula.
  2. Berada di ketinggian sekitar 6-12 km.

3. Jenis Jenis Awan Cirrostratus

jenis jenis awan - bebasketik.com

Jenis jenis awan yang memiliki bentuk mirip seperti awan sirus. Namun sedikit memiliki perbedaan pada warnanya yang sedikit kelabu dan berbentuk seperti serabut dan jalur tipis dengan penyebaran yang sangat luas.

Dengan tekstur dan seratnya yang halus, membuat awan ini lebih tampak cerah dan bersinar ketika matahari berada di siang hari.

Selain itu jenis awan ini sering terjadi fenomena lingkaran bulat cincin atau biasa disebut dengan halo matahari.

Ciri-ciri awan stratus antara lain :

  1. Bisa berpotensi hujan gerimis namun tetap ada pancaran sinar matahari.
  2. Mirip seperti sebuah anyaman yang tidak beraturan.
  3. Berada di ketinggian kira-kira 6 km diatas permukaan laut.
  • Jenis Jenis Awan Sedang

jenis jenis awan - bebasketik.com

Merupakan kumpulan awan yang terbentuk di daerah yang mempunyai iklim sedang. Dan awan ini berada di ketinggian sekitar 2-7 km.

Sedangkan pada daerah tropis berada di ketinggian sekitar 2-7 km diatas permukaan bumi. Awan jenis sedang terbagi menjadi atas dua jenis awan yaitu awan alto cumulus, jenis awan alto stratus.

Beriktu ini adalah penjelasan mengenai jenis jenis awan sedang tersebut. Kalian bisa menyimak dan memahaminya dibawah ini.

1. Jenis Jenis Awan Alto Cumulus 

jenis jenis awan - bebasketik.com

Jenis awan sedang yang mempunyai bentuk seperti bola kapas yang menggulung satu per satu dan memiliki warna putih atau abu-abu.

Jenis jenis awan ini mirip sekali dengan awan sirokumulus, sehingga menyebabkan banyak orang yang mengira awan ini adalah awan sirokumulus.

Ciri-ciri awan altokumulus antara lain :

  1. Jenis awan yang terbentuk pada ketinggian 2-7 km diatas permukaan bumi.
  2. Bentunya seperti bola-bola kapas yang bergandengan satu sama lain dan jumlahnya sangat banyak

2. Jenis Jenis Awan Alto Stratus

jenis jenis awan - bebasketik.com

Jenis jenis awan ini memiliki warna abu-abu dan sedikit kebiruan dengan bentuk melebar ke satu wilayah. Ketika awan ini berada pada suatu daerah, maka daerah tersebut akan terasa lebih terang dan teduh.

Selain itu awan jenis ini juga memiliki potensi untuk menurunkan hujan meski hanya hujan dengan intensitas yang ringan. Jadi ketika terdapat awan ini, bertanda suatu daerah tersebut akan terkena hujan dengan intensitas yang ringan.

Ciri-ciri awan altostratus :

  1. Berada di ketinggian sekitar 2-7 km.
  2. Memiliki potensi hujan dengan intensitas ringan. Namun, jika jumlah awan ini berkumpul banyak bisa menjadi hujan lebat atau deras.
  3. Memiliki warna abu-abu kebiruan.
  4. Biasanya muncul ketika sore hari hingga malam hari dan akan hilang ketika matahari terbit.
  • Jenis Jenis Awan Rendah

jenis jenis awan - bebasketik.com

Merupakan kelompok jenis awan yang berada di ketinggian sekitar 2 km diatas permukaan bumi.

Paling sering kita jumpai ketika melakukan kegiatan pendakian gunung dan ketika berada di puncak gunung. Pemandangan dari awan ini sangat indah dan menarik.

Jenis jenis awan ini bisa dibagi menjadi 3, yaitu awan stratocumulus, awan stratus, dan awan nimbo stratus.

Berikut ini penjelasan tentang jenis awan rendah tersebut.

1. Jenis Jenis Awan Strato Cumulus

jenis jenis awan - bebasketik.com

Jenis jenis awan strato cumulus merupakan awan rendah dan sangat sering kita jumpai dan mudah ditemukan di daerah pantai. Bentuk dari awan ini menyerupai bola yang menggulung-gulung dan memiliki lapisan yang lumayan tipis.

Ciri-ciri dari awan stratocumulus diantaranya adalah :

  1. Mirip seperti sekumpulan bola dengan penyebaran yang luas.
  2. Berada di ketinggian berkisar 1,5-2 km.
  3. Warna yang sedikit kelabu dan ada juga yang putih.
  4. Berada di daerah yang atmosfernya stabil dan tenang.

2. Jenis Jenis Awan Stratus

jenis jenis awan - bebasketik.com

Ketika kalian berada di puncak gunung dan dalam kondisi berkabut atau ketika pagi hari terdapat kabut, itu merupakan awan stratus. Awan jenis ini memiliki tekstur yang tipis dan berlapis-lapis dan terkadang bisa membuat pandangan kita terganggu.

Jika awan stratus dalam jumlahnya sangat banyak, bisa menyebabkan potensi hujan ringan dengan skala lokal.

Ciri-ciri awan stratus ialah sebagai berikut :

  1. Mempunyai bentuk yang berserat dan juga memiliki warna kelabu putih serta berlapis lapis.
  2. Terbentuk pada lokasi yang rendah.
  3. Persebaran yang luas.

3. Jenis Jenis Awan Nimbo Stratus

jenis jenis awan - bebasketik.com

Merupakan salah satu jenis awan yang dihasilkan dari perubahan akibat dari penebalan dari awan sirostratus.

Awan ini memiliki bentuk yang tidak jelas dan tidak beraturan ditambah dengan sisinya yang semrawut.

Awan ini juga bisa berpotensi menghasilkan hujan dengan intensitas yang ringan dan dalam waktu yang bisa lebih lama.

Karena mengandung massa air hujan yang banyak, membuat awan ini berwarna kelabu gelap. Jenis jenis awan ini juga memiliki penyebaran yang sangat luas dan bisa membuat pandangan kita terganggu karena hujan yang dihasilkannya.

Ciri-ciri awan nimbostratus :

  1. Berada di ketinggian sekitar 600-3000 meter diatas permukaan bumi.
  2. Bentuk yang berubah-ubah.
  3. Memiliki cangkupan penyebaran yang sangat luas.
  4. Memiliki potensi timbulnya hujan dengan intensitas yang ringan dan dalam waktu yang lama.
  • Jenis Jenis Awan Perkembangan Vertikal

jenis jenis awan - bebasketik.com

Yang terakhir adalah jenis awan perkembangan vertikal. Jenis jenis awan ini terbentuk di ketinggian sekitar 500-1500 meter diatas permukaan bumi.

Dengan posisinya yang lumayan rendah, membuat awan ini sangat indah dan memukai ketika dilihat di saat siang hari dan ketika langit bersih.

Terdapat dua jenis awan yang termasuk ke dalam awan perkembangan vertikal. Awan tersebut adalah awan cumulus, dan awan cimolonimbus.

Berikut ini adalah penjelasan tentang jenis jenis awan tersebut.

1. Jenis Jenis Awan Cumulus

jenis jenis awan - bebasketik.com

Jenis jenis awan cumulus ini merupakan awan yang tumbuh dan terbentuk vertikal keatas. Dan memepunyai bentuk yang mirip dengan kembang kol. Perkembangan awan ini akan terus berkembang di puncaknya dan dapat mencapai ketinggian 1000 meter.

Bentuknya menggulung ke atas dan jika terkena sinar matahari maka akan memberikan pemandangan yang begitu indah di birunya langit. Sinar matahari akan membuat awan ini menjadi cerah dan bercahaya pada sebelah sisi saja. Serta akan menghasilkan warna kelabu.

Ciri-ciri dari awan kumulus :

  1. Mempunyai bentuk yang mirip dengan kembang kol.
  2. Berwarna putih di satu sisi dan warna kelabu di sisi lainnya.
  3. Ketinggian berada di 1000 meter dan cangkupan yang lebar.

2. Jenis Jenis Awan Cumulonimbus

jenis jenis awan - bebasketik.com

Jenis jenis awan ini merupakan awan yang paling membahayakan manusia apalagi dalam kegiatan penerbangan pesawat atau kapal di laut. Volume dan massa dari awan ini sangat besar dan berkembang di ketinggian yang rendah.

Bukan hanya itu, awan jenis ini mempunyai puncak yang tinggi dan melebar serta memiliki ketebalan yang yangan besar. Bentuk dari awan ini menyerupai gunung ataupun menara yang besar dan menjulang tinggi.

Awan ini sering sekali menghasilkan petir sehingga sangat berbahaya bagi pesawat yang sedang mengudara dan kapal yang sedang berada di tengah laut.

Biasanya kemunculan awan jenis ini akan ditandai dengan adanya petir yang menyambar, hembusan angi yang kencang, hujan lebat, dan lain sebagainya.

Ciri-ciri awan kumolonimbus :

  1. Berada di ketinggian sekitar 2-16 km diatas permukaan bumi.
  2. Berwarna kelabu gelap.
  3. Mempunyai potensi hujan dengan intensitas yang tinggi dan lebat.

Penutup

Setelah membaca artikel tentang jenis jenis awan, kita bisa mengetahui sedikit tentang ciri ciri dan proses terbentuknya awan. Dan kita bisa mengetahui jenis awan mana yang bisa membahayakan jiwa manusia.

Mungkin cukup sekian yang dapat saya sampaikan. Saya mengucapkan terima kasih banyak karena telah bersedia memberikan waktunya untuk membaca dan memahami artikel ini.

Dan juga mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan, entah itu typo atau ada kata yang menyinggung dan kurang pas dengan hati atau benak teman-teman. Sampai jumpa di artikel yang berikutnya, dan bye-bye !!!

Leave a Comment

%d bloggers like this: