√ 35+ Contoh Majas Tautologi dan Pengertiannya [LENGKAP]

  • 6 min read
  • May 16, 2018
macam macam majas - bebasketik.com

Contoh Majas Tautologi – Assalamualaikum sobat Bebas Ketik. Makan nasi sambil jaga butik, jangan bosan membaca di portal Bebas Ketik. Apa kabar kalian hari ini? Semoga kalian selalu dalam keadaan sehat dan selalu bersemangat menjalankan aktivitas sehari-hari.

Pada artikel ini saya akan membahas tentang majas. Namun, saya tidak membahas keseluruh tentang majas. Saya akan memberikan pembahasan mengenai salah satu jenis majas saja.

Dalam kegiatan komunikasi yang kita lakukan sehari-hari, kita tidak akan terlepas dari yang namanya majas atau bisa juga disebut dengan gaya bahasa.

Karena majas atau gaya bahasa ini memiliki banyak sekali manfaat. Salah satunya adalah berguna untuk mempertegas suatu kesan dari apa yang kita sampaikan kepada lawan bicara atau pendengar.

Sebenarnya macam macam majas memiliki banyak sekali jenisnya. Mulai dari majas perbandingan, majas pertentangan, majas sindiran, majas perumpamaan, majas penegasan, dan masih banyak lagi jenis jenis majas.

Kalau pada postingan yang sebelumnya saya telah menulis konten yang berisi tentang contoh majas sinisme. Nah, pada kesempatan kali ini saya akan menulis sebuah konten akan membahas tentang contoh majas tautologi.

Tapi, sebelum kita masuk kedalam pembahasan mengenai contoh majas tautologi, ada baiknya kita membahas tentang pengertian majas tautologi terlebih dahulu.

Berikut ini adalah pembahasan lebih detail tentang pengertian majas tautologi. Silahkan baca dan simak dengan seksama.

Pengertian Majas Tautologi

contoh majas tautologi - bebasketik.com

Apakah kamu tahuu? Bahwa pembahasan tentang pengertian majas tautologi adalah merupakan salah satu pembahasan yang harus dijelaskan saat duduk di bangku sekolah.

Jadi, mungkin segaian besar teman-teman sudah banyak yang paham akan pengertian majas tautologi ini. Tapi, meski begitu masih ada kemungkinan diantara teman-teman ada yang lupa atau belum mengerti betul tentang pengertian majas sarkasme ini.

Nah, pada artikel ini saya akan mencoba menyampaikan kembali pengertian tentang pengertian majas tautologi yang sudah dijelaskan ketika di bangku sekolah dulu.

Apa yang dimaksud dengan majas tautologi itu? Yah, pengertian majas tautologi adalah salah satu jenis majas atau gaya bahasa yang disampaikan secara berulang-ulang dalam satu kalimat untuk menegaskan maksud dari kalimat tersebut.

Selain itu, majas tautologi juga termasuk kedalam salah satu jenis majas penegasan. Majas ini hampir mirip dengan majas repetisi.

Namun, perbedaannya adalah pada jumlah kata yang diulang. Kalau dalam majas tautologi, kata yang diulang hanya satu kata saja. Sedangkan dalam majas repetisi bisa lebih dari satu kata.

Untuk lebih jelasnya kalian bisa lihat perbedaannya pada contoh dibawah ini :

Majas repetisi : Beliaulah satu-satunya orang yang ku tunggu, satu-satunya yang ku nanti, satu-satunya yang ku harap hadir dalam hidupku.

Majas tautologi : Perasaanku hancur ketika melihatmu, hati terbelah ketika melihatmu.

Kalian bisa menyimpulkan perbedaannya sendirikan dari contoh kedua majas tersebut.

Contoh Contoh Majas Tautologi

macam macam majas - bebasketik.com

Setelah kita paham tentang pengertian majas tautologi, selanjutnya kita akan masuk kedalam pembahasan yang paling utama, yaitu mengenai contoh majas tautologi.

Kita dapat menemukan contoh majas tautologi pada sebuah karangan atau suatu karya seni sastra seperti drama, teater, lirik lagu, puisi, pantun, dan lain sebagainya. Namun, tidak jarang juga dapat kita temukan dalam kegiatan komunikasi yang kita lakukan sehari-hari.

Nah, pada artikel ini saya akan mencoba untuk memberikan beberapa contoh majas tautologi yang terdapat dalam suatu kalimat yang sering kita ucapkan, dan juga contoh majas tautologi pada suatu karangan pantun, serta contoh majas tautologi dalam karya seni sastra puisi.

Berikut ini adalah pembahasan atau penjelasan secara menyeluruh dan lebih detail mengenai contoh contoh majas tautologi tersebut.. Silahkan kalian simak dan baca dengan seksama.

Contoh Majas Tautologi Dalam Kalimat

macam macam majas - bebasketik.com

Berikut ini adalah beberapa contoh majas tautologi dalam suatu kalimat.

  • Maka dari itu kau harus selalu mengingat Alla SWT. Sehingga kita bisa terhindar dari perbuatan buruk, menjauhkan kita dari pikiran negatif dan su’uzon, serta membuang jauh-jauh hal kotor yang mengotori hati kita.

Penjelasan contoh dari majas tautologi ke-1 :

Kalimat tersebut termasuk majas tautologi karena setiap klausa yang tercipta mempunyai arti yang sama. Kesan yang ingin diberikan kepada pendengar ialah bahwa kita bisa terhindar dari hal buruk jika kita selalu mengingat Allah SWT.

Lalu, kalimat tersebut diperkuat dengan kalimat dibelakangnya dengan dibuat suatu pengulangan dengan klausa yang mempunyai arti yang sama.

  • Aku akan bersumpah untuk senantiasa menemanimu dalam gembira dan sedih, dalam suka dan duka, dalam tawa dan tangis.

Penjelasan contoh dari majas tautologi ke-2 :

Pada kalimat tersebut mengandung majas tautologi karena pada masing-masing klausa mempunyai arti yang sama namun dengan kata yang berbeda.

Kesan yang tersurat dalam kalimat tersebut ialah sumpah seseorang untuk senantiasa menemani baik dalam keadaan gembira atau sedih.

Berikutnya kalimat tersebut diperjelas dengan menggunakan kalimat dalam satu klausa yang masih memiliki arti yang sama.

  • Kenapa kau menduakanku? Padahal selama ini aku selalu mencoba untuk setia padamu, mencoba untuk tetap bersamamu, mencoba untuk selalu disampingmu.

Penjelasan contoh dari majas tautologi ke-3 :

Selanjutnya pada kalimat ketiga ini bisa dikatakan majas tautologi karena mempunyai klausa yang artinya serupa. Dalam kalimat tersebut terdapat susunan kata yaitu mencoba setia, mencoba selalu menemanimu, mencoba selalu bersamamu. Dari ketiga susunan kata tersebut merupakan suatu pengulangan dalam satu klausa dengan arti yang serupa

  • Sudah berapa lama kau telah membuat diriku setia, menanti, menunggu berharap kau pulang.

Penjelasan contoh dari majas tautologi ke-4 :

Pada contoh ke-4 ini memiliki klausa yang bermakna serupa. Kata menunggu dan menanti adalah termasuk kata sinonim. Sedangkan “setia” mempunyai arti yang sama dengan kata “menunggu” dan “menanti”. Alasan itulah yang membuat kalimat tersebut termasuk kedalam kategori jenis majas tautologi.

  • Kau kejam sekali, apakah kau belum merasa puas? Kau sudah sangat sering sekali menyakiti istrimu, sudah sering seklai kau membohongi istrimu, dan sudah sering sekali istrimu kau khianati.

Penjelasan contoh dari majas tautologi ke-5 :

Berikutnya pada contoh ke-5 ini kalimatnya mengandung pengulangan dalam satu klausa dengan arti yang sama. Selain itu, pada contoh ke-5 ini juga merupakan kalimat retoris yang mempunyai arti seorang suami yang telah sangat sering menyakiti hati istrinya.

Lalu, kalimat retoris itu dipertegas lagi dengan diulang menggunakan kalimat yang memiliki arti serupa dan dalam satu klausa.

  • Jika kau menggunakan produk kecantikan ini maka kulitmu akan terlihat lebih sehat, lebih bercahaya dan lebih merona.

Penjelasan contoh dari majas tautologi ke-6 :

Pada kalimat tersebut bisa dikatakan majas tautologi adalah karena terdapat suatu susunan kata yang diulang-ukang pada satu klausa dan masih dalam artian yang sama.

Makna dari kalimat diatas adalah jika seseorang menggukan produk kecantikan tersebut kulitnya bisa lebih sehat. Lalu, kalimat tersebut diperkuat dengan sebuah kalimat pengulangan yang masih serupa.

  • Ayo kita bersama-sama membuat sebuah negeri yang damai dan sejahtera, tanpa ada sebuah pertikaian, tanpa ada SARA, tanpa ada konflik antar kelompok, dan tanpa ada yang saling bermusuhan.

Penjelasan contoh dari majas tautologi ke-7 :

Pada kalimat contoh ke-7 ini mencerminkan sebuah arti yang sama, yaitu negari yang damai dan sejahtera. Kita bisa menemukan kalimat ini dalam suatu naskah pidato atau naskah orasi.

Selain itu, kalimat ini juga merupakan sebua kalimat yang berupa ajakan untuk membuat sebuah negari damai. Untuk lebih memperkuat makna yang ingin disampaikan, maka terdapat suatu kalimat yang diulang dengan menggunakan kalimat yang masih mempunyai arti sama dengan kata “damai”.

Nah, pada konteks kalimat ini menggunakan kata “tanpa pertikaian” dan “tanpa SARA” dan juga “tanpa konflik” serta “tanpa saling bermusuhan”.

  • Aku memang telah mengakui bahwa sebenarnya diriku ini telah menyukai, aku memang mencintai.

Penjelasan contoh dari majas tautologi ke-8 :

Kalimat dalam contoh ke-8 ini mencerminkan kesan yang serupa. Bahkan bukan hanya serupa, tapi pengulangan yang digunakan merupakan sebuah kata sinonimnya, yaitu “menyukai” dan “mencintai”.

  • Karakanlah kepadaku, apa yang telah menimpamu? Sehingga kau menjadi cemas dan gelisah seperti itu.

Penjelasan contoh dari majas tautologi ke-9 :

Pada kalimat contoh ke-9 ini ada sebuah kata pengulangan berupa “cemas” dan “gelisah”. Kedua kata tersebut adalah merupakan kata yang masih bersinonim. Fungsi dari pengulangan tersebut adalah digunakan untuk memperkuat makna dari cemas dengan menggunakan gelisah.

  • Aku sudah lama sekali menyimpan rasa rindu ini, aku sudah sangat ingin bertemu dan berjumpa denganmu.

Penjelasan contoh dari majas tautologi ke-10 :

Pada kalimat contoh ke-10 ini ada sebuah kata pengulangan yang berupa “bertemu” dan “berjumpa”. Kedua kata tersebut adalah kata yang masih dalam satu arti dan masih bersinonim. Pengulangan kata yang memakai kata sinonim ini membuat suatu kesan penegasan secara lebih pada kalimat yang disampaikan.

  • Diriku ini hanya bisa diam dan membisu ketika seisi kelas sedang menertawakanku yang sedang naskah puisi.

Penjelasan contoh dari majas tautologi ke-11 :

Dalam kalimat contoh ke-11 ada kata “diam” dan “membisu”. Dan kata tersebut masih dalam satu arti dan saling bersinonim. Tujuan dari penggunaan kata yang bersinonim tersebut adalah untuk mempertegas makna atau arti yang ingin disampaikan.

  • Kau jangan mengartikan bahwa aku sudah tidak peduli lagi padamu. benar-benar bukan, sungguh bukan seperti itu!

Penjelasan contoh dari majas tautologi ke-12 :

Yang terakhir pada contoh majas tautologi yang ke-12 ini terdapat kata “bukan” yang diulang beberapa kali dalam kalimat. Hal ini bertujuan untuk mempertegas atau memperkuat arti yang ingin disampaikan kepada pendengar.

*******

Nah, dari beberapa contoh majas tautologi diatas, kita dapat menarik sebuah kesimpulan bahwa majas tautologi itu merupakan jenis majas yang menegaskan suatu hal dengan metode melakukan suatu pengulangan kata.

Dan kata yang diulang tersebut termasuk kata sinonim. Dengan menggunakan sinonim, maka kita bisa mendapat makna dan arti yang sama.

Penutup

Mungkin itu saja yang saya berikan pada artikel mengenai contoh majas tautologi. Semoga dapat bermanfaat untuk teman-teman sekalian.

Dan semoga, postingan yang saya tulis ini dapat membantu kawan-kawan semua untuk bisa menyelesaikan suatu permasalahan yang sedang kalian hadapi.

Tak lupa ucapan terima kasih saya sampaikan kepada teman-teman karena kalian telah rela dan bersedia menyisihkan waktunya untuk menyimak postingan ini sampai tuntas.

Dan juga saya mohon maaf kalau dalam proses penulisan ada suatu kesalahan. Entah itu dalam bentuk typo maupun dalam bentuk terdapat suatu kata atau kalimat yang bisa menyinggung hati teman-teman.

Sampai jumpa lagi di artikel dan kesempatan yang selanjutnya, tetap pantengin terus portal Bebas Ketik ya, bye-bye !!!

%d bloggers like this: