√ 31+ Contoh Majas Sarkasme dan Pengertiannya [LENGKAP]

Contoh Majas Sarkasme – Hello teman-teman sobat Bebas Ketik. Kalian semua dalam keadaan sehat kan? Semoga selalu diberikan kesehatan. Dan jika diantara kalian ada yang sedang sakit, semoga segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT yang Maha Menyembuhkan serta Maha Kuasa.

Nikmat kesehatan merupakan salah satu nikmat yang sering kita abaikan. Kita sering lalai dalam mensyukuri nikmat kesehatan ini.. Ketika kita sudah terkena suatu penyakit, maka nikmat kesehatan baru akan kita sadari bahwa sangat berarti.

Pada postingan yang sebelumnya, saya telah membuat sebuah artikel yang berisi tentang contoh majas antitesis. Nah, pada postingan kali ini saya akan mencoba untuk memberikan pembahasan mengenai contoh majas sarkasme.

Fungsi majas secara umum adalah sebagai sebuah istilah yang digunakan untuk memperjelas atau mempertegas makna atau kesan dari suatu kalimat yang kita sampaikan kepada seseorang.

Majas atau yang sering disebut dengan gaya bahasa ini juga mempunyai banyak sekali macam macam majas. Ada majas yang digunakan untuk menyindir seseorang, ada majas yang memberikan suatu pengandaian, dan ada pula jenis majas yang digunakan untuk memberikan kesan yang lebih berarti.

Ada beberapa majas yang digunakan dalam komunikasi sehari-hari. Dan ada pula majas yang digunakan dalam suatu karya seni sastra.

Sebelum kita masuk kedalam pembahasan tentang contoh majas sarkasme, akan lebih baik bila kita membahas tentang pengertian majas sarkasme terlebih dahulu.

Berikut ini adalah pembahasan dan penjelasan mengenai apa yang dimaksud dengan pengertian majas sarkasme. Silahkan simak dan baca dengan seksama penjelasan dibawah ini.

Pengertian Majas Sarkasme

contoh majas sarkasme - bebasketik.com

Tahukah kamu? Bahwa penjelasan mengenai pengertian majas sarkasme merupakan salah satu materi yang wajib disampaikan ketika duduk di bangku sekolah.

Jadi kemungkinan besar teman-teman sudah banyak yang mengetahui mengenai pengertian majas sarkasme ini. Namun, mungkin juga diantara kalian ada yang lupa atau belum paham tentang pengertian majas sarkasme ini.

Nah, disini saya akan mencoba menjelaskan kembali pengertian tentang pengertian majas sarkasme tersebut.

Apa yang dimaksud dengan majas sarkasme itu? Yah, pengertian majas sarkasme adalah suatu jenis majas yang metode penyampaianya dilakukan dengan menggunakan konotasi yang kasar dan blak-blakan. Kebanyakan orang akan menggunakan majas sarkasme ketika orang tersebut sedang marah besar.

Selain itu, sesuai dengan pengertiannya diatas, majas sarkasme termasuk kedalam salah satu jenis majas sindiran. Dalam penyampaiannya, majas sarkasme menggunakan kata-kata yang vulgar dan tanpa menggunakan kata yang halus.

Dan juga, majas sarkasme merupakan jenis majas sindiran yang paling kasar cara penyampaiannyan jika dibandingkan dengan jenis majas sindiran yang lainnya.

Oleh sebab itulah majas ini sangat cocok disampaikan oleh orang yang marah besar kepada seseorang. Dan sangat cocok sekali untuk meluapkan kemarahan.

Kalau kalian ada yang belum paham tentang pengertian majas sarkasme ini. Maka mungkin jika kalian melihat contoh dari majas ini akan bisa lebih memahaminya. Silahkan baca dan simak contoh majas sarkasme dibawah ini.

Contoh Contoh Majas Sarkasme

macam macam majas - bebasketik.com

Setelah kita mengetahui pengertian majas sarkasme, mari kita masuk ke pembahasan yang berikutnya mengenai contoh majas sarkasme.

Majas ini merupakan salah satu jenis majas yang sering digunakan dalam komunikasi keseharian kita. Namun, kondisi yang paling pas untuk menggunakan majas sarkasme adalah ketika kita ingin meluapkan kemarahan kita kepada seseorang.

Karena majas ini merupakan jenis majas sindiran yang blak-blakan. Nah, pada kesempatan kali ini saya akan memberikan contoh majas sarkasme.

Mulai dari contoh majas sarkasme dalam kalimat sehari-hari, contoh majas sarkasme dalam suatu karangan pantun, dan juga contoh majas sarkasme dalam suatu karya seni sastra puisi.

1. Contoh Majas Sarkasme Dalam Pantun

macam macam majas - bebasketik.com

Berikut ini adalah beberapa contoh majas sarkasme yang terdapat dalam suatu karangan pantun.

Warna merah dari tomat

Warna bulan ditengah malam

Ingin tobat tapi sok tobat

Ingin alim tapi sok alim

Penjelasan :

Dari karangan pantun diatas, yang mengandung majas sarkasme terdapat di bagain isinya. Dalam isi pantun diatas berbunyi “ingin tobat tapi sok tobat” dan “ingin alim tapi sok alim”.

Kedua kalimat termasuk kedalam majas sarkasme karena kalimat tersebut disampaikan untuk menyindir seseorang yang ingin tobat tapi malah sok tobat dan ingin alim tapi sok alim.

2. Contoh Majas Sarkasme Dalam Puisi

macam macam majas - bebasketik.com

Dibawah ini ialah beberapa contoh majas sarkasme yang terdapat dalam suatu karya sastra puisi.

Dasar Pecundang

Hoy kau si pecundang
Nikmatilah kehidupan busukmu
Dengan wanita jalang yang terkenal binal

Dasar kau pecundang
Kau pikir aku akan mati tanpamu
Apa kau pikir aku fansmu
Kurangilah pikiran seperti itu
Dasar pecundang

Dan sekarang…
Kau dapat melototkan matamu
Meliriku dengan mulut harimaumu

Terdapat cinta
Yang tidak sebusuk cintamu
Akupun riang gembira
Dan dapat tersenyum lebar
Karena bisa lepas darimu

Penjelasan :

Majas sarkasme yang terdapat dalam puisi diatas ada di bagian bait pertama baris kedua yang berbunyi “nikmatilah kehidupan busukmu“.

Dalam kalimat tersebut sangat jelas sekali terdapat majas sarkasme. Karena terdapat kata “kehidupan busukmu”. Bagian itulah yang merupakan majas sarkasme dari kalimat tersebut.

Lalu, majas sarkasme juga terdapat pada bait keempat baris kedua yang berbunyi “yang tidak sebusuk cintamu”. Dari kalimat tersebut yang menjelaskan bahwa itu adalah majas sarkasme adalah kata “tidak sebusuk cintamu”.

3. Contoh Majas Sarkasme Dalam Kalimat

macam macam majas - bebasketik.com

Yang selanjutnya adalah contoh majas sarkasme dalam suatu kalimat yang kita ucapkan dalam komunikasi sehari-hari.

  • Ya ampun, bisamu apa sih? Disuruh mengerjakan hal sepele seperti ini saja kau tidak bisa, dasar otak udang.
  • Apa kau tidak punya telinga? Aku sudah memanggilmu dari tadi kenapa kau tidak datang juga, cepat kesini, apa harus aku seret agar mau kesini?
  • Cita-citamu itu hanyalah mimpi belaka, karena yang kau bisa adalah hal itu saja. Lalu harta dan keahlian pun kau tidak punya, bagaimana kau mewujudkan mimpimu?
  • Untuk apa kau membawa ember kesini, bukannya membantu malah kau menghambat pekerjaanku dengan embermu itu, dasar bodoh.
  • Aku sudah muak dengannya, aku tidak akan peduli lagi dengan air matanya. Kalaupun dia menangis darah, aku tidak akan tertipu lagi oleh air mata buaya itu.
  • Apa ini balasanmu terhadap kedua orang tuamu yang telah merawat dan menjagamu dulu? Padahal kau sudah sukses, tapi kau malah mencampakkan kedua orang tuamu, dasar anak tidak tau diri.
  • Keluarga kami tidak membutuhkan orang tidak berguna seperti dirimu, pergi sana dan jangan pernah kembali lagi.
  • Kau tidak akan bisa membalas semua kebaikan yang telah aku berikan padamu, dasar anak tidak tahu terima kasih.
  • Kau jangan pernah membawa temanmu itu untuk datang ke rumah lagi, aku tidak sudi menerima tamu orang yang seperti gembel dan gelandangan itu.
  • Jangan dekat-dekat denganku, bisa-bisa aku tertular kebodohanmu.
  • Apa kau tidak punya mata? Di dinding itukan sudah tertulis bahwa dilarang membawa masuk mobil kedalam area wisata.
  • Orang yang memiliki IQ rendah sepertimu tidak akan pernah bisa lulus dari ujian nasional.
  • Kenapa dia bisa menjadi kembang desa? Padahal wajahnya dipenuhi dengan tahi lalat.
  • Tidak usah repot-repot memberi kami minum, karena minuman yang kau berikan kepada kami tidak akan kami minum karena tidak level.
  • Seorang pegawai sebuah perusahaan itu benar-benar tidak punya malu, jelas-jelas dia sudah pernah mengkorupsi uang perusahaan dan dia sudah diusir dengan hina dan secara tidak hormat. Kenapa dia tetap meminta untuk bekerja lagi?
  • Kau sungguh tidak punya belas kasihan, anakmu sampai nangis sebegitu kencangnya tetap kau biarkan saja.
  • Badanmu bau sekali, hingga membuat perutku mual karena bau badanmu yang busuk itu.
  • Apa kau tidak pernah diajarkan tentang adab? Kenapa kau melakukan hal itu meski sudah tahu kalau itu adalah perbuatan yang tercela.
  • Kau tidak usah bercita-cita terlalu tinggi, sadar dirilah kau nak, kau itu cuma dari keluarga yang miskin dan tidak punya apa-apa.
  • Kau sangat mengecewakan, padahal aku sudah memberimu kesempatan kedua untuk mengubah sikapmu, kenapa kau tetap mencuri, dasar tidak tau diri.
  • Kau hanyalah seorang pria yang berdompet tipis dan berwajah standart, tapi kenapa kau mencoba untuk mempermainkan wanita, dasar buaya darat.
  • Kami sudah membantumu setiap kali kau dalam kesulitan, tapi apa ini balasan yang kau berikan atas segala bantuan kami tadi, dasar tidak tau terima kasih.
  • Aku tidak akan sudi lagi untuk datang ke rumahmu, karena rumahmu sangat sempit dan panas.
  • Jangan harap aku akan menolongmu lagi, kau sudah membuat hatiku kecewa, dasar orang tidak tau terima kasih.
  • Dasar pria hidung belang, bisanya cuma minta uang untuk bermain wanita saja.
  • Kau tidak usah mengikuti ujian itu, karena kau sudah pasti tidak akan lolos, karena kau memang bodoh.
  • Jangan harap kau bisa memenangkan lomba lari itu, berjalan saja kau tidak bisa, dasar cacat.
  • Apa kau buta? Ada anak kecil didepanmu kenapa tetap kau tabrak.
  • Dasar orang yang tidak punya hati, kau memukul orang yang tidak bersalah hanya karena dia tidak bisa memberikan hutang padamu.
  • Dasar wanita jalang, berani-beraninya kau merebut suami orang.
  • Apa aku tidak bisa membaca? Jelas-jelas bahwa dipintu itu ada tulisan dilarang merokok, tetapi kau tetap merokok.
  • Orang miskin sepertimu tidak akan bisa membeli makanan di restoran bintang lima ini.
  • Dasar biadab, kamu meledakkan sebuah bom didalam klub malam itu, sehingga banyak orang yang mati sia-sia.
  • Kapan kau akan merubah sikap cerobohmu itu, sikap itu bisa membuat orang lain dalam masalah jika tidak mengubahnya.

Penutup

Demikianlah contoh majas yang dapat saya berikan pada artikel kali ini. Semoga bisa memberikan manfaat bagi kalian semua

Harapan saya, artikel yang saya posting ini bisa membantu teman-teman sekalian untuk bisa memecahkan suatu permasalahan yang menimpa kalian.

Saya ucapkan terima kasih banyak karena kalian telah rela dan bersedia kehilangan waktunya untuk membaca artikel ini hingga selesai.

Tak lupa permohonan maaf juga saya sampaikan apabila dalam proses penulisan tadi terdapat suatu kesalahan. Baik itu dalam bentuk typo ataupun terdapat suatu kata-kata yang menyinggung hati kalian.

Sampai bertemu kemali di postingan dan kesempatan yang berikutnya, bye-bye !!!

Leave a Comment

%d bloggers like this: