√ 73+ Contoh Majas Pleonasme dan Pengertiannya [LENGKAP]

  • 6 min read
  • May 14, 2018
macam macam majas - bebasketik.com

Contoh Majas Pleonasme – Assalamualaikum sahabat setia Bebas Ketik. Apa kabarnya hari ini? Semoga kalian tetap dalam kondisi sehat. Dan jika dalam kondisi sakit, semoga segera disembuhakan penyakitnya dan sakit tersebut bisa menjadi sarana untuk menghapus dosa bagi kalian.

Pada kesempatan yang sebelumnya saya telah membahas tentang contoh majas asosiasi. Nah, untuk artikel kali ini saya akan memberikan beberapa contoh majas pleonasme.

Baik itu contoh majas pleonasme dalam suatu kalimat yang kita gunakan sehari-hari ataupun contoh majas pleonasme yang terdapat dalam suatu jenis karya seni sastra seperti pantun, teater, drama, puisi, dan lain sebagainya.

Namun, sebelum kita menuju kedalam pembahasan mengenai contoh majas pleonasme, ada baiknya kita membahas tentang pengertian majas pleonasme terlebih dahulu. Silahkan simak dan baca penjelasan di bawah ini dengan seksama.

Pengertian Majas Pleonasme

contoh majas pleonasme - bebasketik.com

Sebenarnya penjelasan mengenai pengertian majas pleonasme sudah pernah di terangkan ketika duduk di bangku sekolah. Dan bahwa penjelasan tentang pengertian majas pleonasme menjadi sebuah materi yang wajib disampaikan saat di bangku sekolah.

Namun, mungkin diantara teman-teman ada yang lupa atau belum paham betul dengan pengertian majas pleonasme ini. Nah, disini saya akan mencoba untuk menerangkan kembali pengertian majas pleonasme kepada teman-teman.

Apa yang dimaksud dengan majas pleonasme itu? Yah, pengertian dari majas pleonasme adalah salah satu jenis majas yang berfungsi untuk menjelaskan suatu maksud yang sudah memiliki kepastian arti, tetapi tetap ditambahkan kata yang lain untuk mempertegas kesan yang ingin disampaikan.

Selain itu, majas pleonasme juga termasuk kedalam jenis majas penegasan. Kenapa kok bisa disebut dengan majas penegasan? Yah, karena sesuai dengan pengertiannya diatas tadi bahwa majas pleonasme menggunakan istilah yang lain untuk mempertegas maksud yang sudah memiliki arti yang pasti.

Jika dalam EYD, kalimat yang mengandung majas pleonasme akan dianggap sebagai kalimat yang tidak efektif. Kenapa bisa begitu? Ya, karena jika kita menggunakan majas pleonasme pada suatu kalimat, maka dalam kalimat tersebut terdapat pemborosan kata.

Jadi, majas pleonasme sangat jarang digunakan suatu surat yang bersifat resmi maupun tidak resmi. Lebih seringnya digunakan dalam komunikasi sehari-hari dan juga pada suatu karya sastra seperti teater, drama, pantun, puisi, dan lain sebagainya.

Contoh Contoh Majas Pleonasme

macam macam majas - bebasketik.com

Setelah kita mengetahui tentang pengertian majas pleonasme, berikutnya adalah pembahasan atau penjelasan mengenai contoh majas pleonasme.

Kita bisa menjumpai contoh majas pleonasme dalam komunikasi kita sehari-hari. Namun, kita juga bisa menjumpainya dalam suatu karya sastra seperti pantun, puisi, dan lain sebagainya.

Nah, di kesempatan kali ini saya akan mencoba untuk memberikan contoh majas pleonasme. Mulai dari contoh majas pleonasme dalam suatu kalimat, contoh majas pleonasme dalam suatu karya sastra pantun, dan contoh majas pleonasme dalam suatu karangan puisi.

1. Contoh Majas Pleonasme Dalam Kalimat

macam macam majas - bebasketik.com

 

Berikut ini adalah beberapa contoh majas pleonasme dalam suatu kalimat yang kita ucapkan sehari-hari.

  • Pencuri itu sedang dihajar habis-habisan oleh para warga masyarakat.
  • Petinju itu sedang saling baku hantam pukulan.
  • Andi sedang menepikan kendaraannya ke samping karena ban bagian depan mobilnya bocor.
  • Orang itu tidak sadar kalau aku sedang disebelahnya sampai dia menoleh kesamping.
  • Berbagai jenis macam macam majas tersedia dalam buku sastra Indonesia itu.
  • Para murid itu sedang menolehkan kepalanya ke atas untuk melihat helikopter yang sedang terbang diatas.
  • Seorang gelandangan itu menadahkan tangannya keatas kepada setiap pejalan kaki yang lewat didepannya.
  • Sebuah menara yang baru dibangun di Jakarta, tingginya menjulang ke langit.
  • Entah kenapa sebuah helikopter yang melintas diatas kamu turun rendah dari posisi semula.
  • Beberapa hari terakhir ini tidak tau kenapa setiap malamnya selalu sepi sunyi.
  • Adikku sangat riang gembira karena diberikan sebuah hadiah oleh ibuku ketika hari ulang tahunnya.
  • Satiap satu tahun sekali, aku dan keluarga selalu berkunjung ke rumah nenek di kampung, dan pada tahun ini kami akan berangkat besok lusa.
  • Aku meyaksikan sebuah kecelakaan kereta api dengan mata kepalaku sendiri.
  • Setiap hari senin, seluruh sekolah di Indonesia untuk melakukan upacara bendera, hal itu bertujuan untuk memperingati jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia.
  • Seluruh kepala keluarga yang tinggal di kampung saya ikut dalam kegiatan kerja bakti untuk membuat pos kamling.
  • Para nelayan yang menaiki perahu besar itu berhasil menangkap berpuluh-puluh ikan hanya dengan sekali tebaran jala.
  • Beratus-ratus jenis hewan langka di Indonesia berkumpul di penangkaran itu.
  • Setiap ayahku pulang dari luar kota, dia selalu membawa berbagai macam jenis buah dan sayur sebagai oleh-oleh.
  • Pamanku yang berada di kampung memiliki sebuah peternakan untuk hewan berkaki empat seperti sapi, kambing, kerbau, domba, dan lain sebagainya.
  • Toko milik keluarga Abdul menjual berbagai macam barang-barang bangunan seperti paku, cat, semen, dan lain sebagainya.
  • Ketika sekolahku mengadakan studi tour ke pulau Bali, disana kami mengunjungi pantai kuta, tanah lot, pantai sanur, bedugul, dan lain sebagainya.
  • Saat aku mengalami peristiwa tenggelam di laut tahun lalu, aku benar-benar sudah meminum banyak sekali air laut yang rasanya asin itu, sehingga membuat lidahku kaku kelu.
  • Globalisasi saat ini mengalami peningkatan ketas yang signifikan.
  • Pada peristiwa kecelakaan tadi malam, korban jatuh tersungkur kedepan ketika motor yang dikendarainya melaju kenjang dan kemudian menabrak trotoar.
  • Adikku sedang bercerita bahwa semalam dia bermimpi menjadi seorang putri kerajaan, dan di kerajaan tersebut sedang turun salju putih.
  • Kami memang hanyalah keluarga miskin yang tidak mempunyai apa-apa, jadi wajar kalau kami diperlakukan seperti ini.
  • Ketika ayah membuat teh, dia selalu mencampurkan madu manis kedalam teh tersebut agar lebih manis dan memiliki tambahan khasiat atau manfaat.
  • Seorang model papan atas yang cantik jelita itu sedang naik daun.
  • Jika kau sedang dikejar oleh anjing, saya sarankan untuk cepat-cepat naik keatas pohon yang tinggi.
  • Sudah sedari tadi aku menunggu bus lewat, namun sudah satu jam tetap tidak datang juga.
  • Setiap menjelang hari raya idul fitri, kakak selalu membeli banyak sekali kebaya perempuan di toko depan rumahku itu.
  • Jika kita ingin menghindari hal-hal yang menjadi penyebab pemanasan global, kita bisa melakukannya dengan menanam pohon hijau di berbagai tempat secara serentak.
  • Jika kau ingin membuat kopi hitam, maka yang perlu kau lakukan pertama kali adalah dengan merebus air panas.
  • Ketika kau membuat nasi goreng, besarkan lah api hingga sangat panas agar nasi yang kamu goreng bisa matang merata.
  • Tebu merupakan bahan utama untuk membuat gula pasir manis.
  • Obat pahit harus selalu kuminum untuk mempercepat proses penyembuhan sakit yang kuderita ini.
  • Setelah aku terjatuh dari pohon yang tinggi keatas, kepalaku langsung mengeluarkan darah merah yang segar.
  • Cucianku masih menumpuk dan dalam kondisi basah, jadi aku tidak bisa ikut denganmu bermain ke taman bermain di depan toko sepatu itu.
  • Entah kenapa aku sangat ingin makan dengan lauk telur mata sapi goreng hari ini.
  • Seseorang pasti akan langsung kaget dan menoleh keatas bila dia tertimpa sesuatu yang jatuh dari atas kepalanya.
  • Apel itu jatuh kebawah menghantam lapisan bumi.
  • Bongkahan es dingin itu membantu mendinginkan tubuhku yang kepanasan akibat terkena api panas.
  • Indonesia memiliki berbagai macam jenis adat istiadat dan kebudayaan yang beraneka ragam.
  • Sekumpulan ibu-ibu sedang melakukan rutinitasnya di hari minggu dengan senam di kantor desa.
  • Jus jeruk akan lebih segar bila kita memasukkan es dingin kedalamnya.
  • Sepasang saudara kembar itu sama-sama menyukai tempe kedelai yang di goreng matang.
  • Para ibu-ibu rumah tangga di Indonesia, ketiak membuat masakan pasti selalu menambahkan garam asin kedalamnya agar lebih nikmat.

2. Contoh Majas Pleonasme Dalam Pantun

macam macam majas - bebasketik.com

Berikut ini adalah beberapa contoh majas pleonasme dalam suatu pantun.

Masak air dengan mendidih

Minum air dengan gelas

Andi terlentang jatuh kebawah

Ketika mentari naik keatas

Penjelasan :

Yang mengandung contoh majas pleonasme dalam pantun diatas adalah bagian isinya. Pada bagian isi pantun tersebut terdapat kata “jatuh kebawah”. Dari kata tersebut memiliki makna yang sama yaitu jatuh sudah pasti kebawah. Kemudian juga terdapat kata “naik keatas”. Dalam kata tersebut jika kita naik ya pasti itu akan keatas.

3. Contoh Majas Pleonasme Dalam Puisi

macam macam majas - bebasketik.com

Berikut ini adalah contoh majas pleonasme dalam suatu karya seni sastra puisi.

Hari Tua

Ketika usia sudah mulai menua
Saat itulah semakin membuta
Dan juga akan semakin menuli

Kau akan melangkah maju kedepan dengan lambat
Kau akan kesulitan untuk mundur kebelakang
Tubuh tuamu tidak bisa untuk lari maju kedepan pula

Itulah yang akan terjadi
Ketika hari tua sudah datang
Dan akan menerpa setiap orang

Penjelasan :

Dari karangan puisi diatas, bagian yang mengandung contoh majas pleonasme terdapat di bait kedua baris pertama yang berbunyi “kau akan melangkah maju kedepan dengan lambat”.

Kenapa kalimat tersebut temasuk kedalam jenis majas pleonasme? Yah, karena pada kalimat tersebut terdapat kata “maju kedepan”. Nah, setiap kali kita maju ya pasti kedepan. Jadi meski tidak ditambah kata “kedepan” maju itu sudah berarti kedepan.

Lalu, terdapat juga pada bait kedua baris kedua yang berbunyi dan “kau akan kesulitan untuk mundur kebelakang”. Sama halnya dengan bait kedua baris pertama tadi, pada bait kedua baris pertama ini juga termasuk kedalam contoh majas pleonasme.

Dalam kalimat tersebut terdapat kata “mundur kebelakang” yang kata “mundur” sendiri sudah berarti kebelakang. Jadi tidak usah menggunakan kata “kebelakang” pun sudah bisa.

Dan terakhir terdapat pada bait kedua baris ketiga yang berbunyi “tubuh tuamu tidak bisa untuk lari maju kedepan pula”.

Kenapa kalimat tersebut temasuk kedalam jenis majas pleonasme? Yah, karena pada kalimat tersebut terdapat kata “maju kedepan”. kedepan saja sudah berarti maju. Jadi meski tidak ditambah kata “maju” kedepan itu sudah berarti maju.

Penutup

Itulah beberapa contoh majas pleonasme yang dapat saya berikan. Semoga bisa memberikan suatu manfaat kepada teman-teman semua. Dan saya harap, artikel ini bisa membantu teman-teman dalam memecahkan masalah kalian.

Terima kasih karena telah bersedia meluangkan waktunya untuk membaca artikel ini hingga selesai. Dan mohon maaf bila terdapat suatu kesalahan dalam penulisan, baik dalam bentuk typo ataupun ada kata-kata yang menyinggung hati teman-teman.

Sampai bertemu lagi di postingan menarik yang lainnya, tetap bersama Bebas Ketik ya, bye-bye !!!

%d bloggers like this: