√ 111+ Contoh Majas Litotes dan Pengertiannya [LENGKAP]

  • 6 min read
  • May 09, 2018
contoh majas litotes - bebasketik.com

Contoh Majas Litotes – Assalamualaikum sahabat setia Bebas Ketik. Semoga teman-teman semua tetap diberikan kesehatan dan juga kesempatan untuk melakukan suatu hal. Dan jangan lupa untuk selalu bersyukur atas nikmat tersebut. Karena kedua nikmat tersebutlah yang paling sering kita abaikan.

Dan semoga kalian diberikan rezeki yang berkah dan melimpah, serta semoga cepat dipertemukan dengan jodohnya bagi yang belum. Dan jangan khawatir, rezeki itu sudah ditakar dan jodoh itu tidak akan tertukar. Cukup itu saja ya basa basinya hehehe.

Tahukah kamu? Bahwa manusia merupakan makhluk sosial. Maksud dari makhluk sosial adalah manusia perlu melakukan suatu kerja sama agar bisa bertahan hidup di bumi ini.

Nah, untuk melakukan suatu kerja sama tersebut, manusia perlu melakukan suatu interaksi atau hubungan. Dan cara untuk melakukan suatu hubungan itu adalah dengan berkomunikasi antara manusia satu dengan yang lainnya.

Baik itu komunikasi secara langsung atau komunikasi dengan cara melalui perantara. Contoh komunikasi yang dilakukan secara langsung adalah proses jual beli, kegiatan rapat suatu organisasi, musyawarah mufakat, proses belajar mengajar di sekolah, dan lain sebagainya.

Sedangkan untuk contoh komunikasi yang dilakukan melalui perantara adalah komunikasi yang dilakukan melalui surat menyurat, melalui telepon, melalui pesan sosial media, komunikasi melalui pesan dari mulut ke mulut, dan lain sebagainya.

Selain itu, dalam kegiatan komunikasi yang dilakukan antar manusia tersebut, perlu adanya suatu bahasa yang harus digunakan. Bahasa tersebut berfungi untuk mempermudah suatu proses komunikasi. Dan pada akhirnya juga akan berdampak akan lebih mudah menjalin suatu kesepakatan atau kerja sama.

Dalam suatu sastra bahasa, memiliki suatu bentuk gaya bahasa. Dalam istilah lainnya, gaya bahasa sering disebut dengan majas. Nah, pada kesempatan kali ini saya akan mencoba untuk memberikan sedikit penjelasan tentang salah satu macam macam majas.

Sebenarnya macam macam majas ada banyak sekali jenisnya. Mulai dari majas pertentangan, majas personifikasi, majas perbandingan, majas antiklimaks, majas sindiran, dan masih banyak lagi.

Pada artikel yang sebelumnya, saya telah membahas dan memberikan beberapa contoh majas ironi. Dan pada kesempatan kali ini saya akan mencoba untuk menulis artikel mengenai contoh majas litotes.

Sebelum kita menuju ke pembahasan contoh majas litotes, ada baiknya kalau kita mengenal terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan pengertian majas litotes. Berikut ini adalah penjelasan secara detailnya, silahkan simak dan baca dengan seksama.

Pengertian Majas Litotes

contoh majas litotes - bebasketik.com

Sebenarnya pembahasan mengenai pengertian majas litotes sudah pernah dijelaskan sewaktu kita duduk bangku sekolah. Jadi, mungkin banyak dari teman-teman semua yang sudah mengetahui tentang majas litotes ini. Namun, mungkin ada juga dari beberapa teman sekalian yang sudah lupa.

Disini saya akan mencoba untuk menjelaskan tentang pengertian majas litotes. Apa yang dimaksud dengan majas litotes? Yah, pengertian dari majas litotes adalah suatu gaya bahasa atau majas yang cara penyampaiannya adalah dengan ungkapan merendah atau direndahkan dari makna aslinya.

Majas litotes termasuk kedalam salah satu macam macam majas pertentangan. Majas ini juga merupakan lawan dari majas hiperbola. Jika majas hiperbola adalah majas yang ungkapannya dilebih-lebihkan. Maka majas litotes adalah majas yang ungkapannya direndah-rendahkan.

Dalam pengertian lain, majas litotes bisa diartikan sebagai suatu majas untuk mengungkapkan atau mengecilkan suatu hal positif menjadi hal yang negatif atau mengecilkan hal yang sebenarnya.

Tujuan paling utama dari majas litotes adalah untuk mempengaruhi seseorang dengan cara merendahkan diri. Maksud dari memperngaruhi seseorang disini adalah untuk melakukan suatu interaksi guna menjalin suatu kerja sama.

Selain itu, dengan mengecilkan makna yang sebenarnya dari suatu hal, kita bisa lebih menjaga kesopanan dan memperhalus bahasa kita. Dan dengan hal itu kita bisa memberikan kesan yang lebih baik di mata seseorang.

Majas litotes juga dapat membantu kita untuk menjalin suatu kerja sama atau suatu kesepakatan bersama. Hal ini dikarenakan kesan dari majas litotes adalah merendah dan itu akan menjadi lebih sopan. Sehingga dapat meluluhkan hati seseorang.

Contoh Contoh Majas Litotes

macam macam majas - bebasketik.com

Setelah kita mengetahui tentang perngertian majas litotes, pembahasan yang selanjutnya saya akan mencoba untuk memberikan beberapa contoh dari majas litotes ini.

Contoh majas litotes bisa kita jumpai dalam komunikasi sehari-hari. Namun, banyak juga yang bisa kita jumpai dalam suatu karya seni sastra seperti puisi, pantun, drama, teater, sinetron, dan lain sebagainya.

Nah, dalam kesempatan kali ini saya akan mencoba untuk memberikan beberapa contoh majas litotes. Baik itu contoh majas litotes dalam suatu kalimat, contoh majas litotes dalam suatu karya sastra puisi, maupun contoh majas litotes dalam suatu karya seni sastra pantun.

Kita langsung saja menuju pembahasannya. Berikut ini adalah penjelasan dan pembahasan secara detailnya. Silahkan simak dan baca dengan seksama.

1. Contoh Majas Litotes Dalam Pantun

contoh majas litotes - bebasketik.com

Berikut ini adalah contoh majas litotes yang terdapat dalam suatu pantun.

Lempar tangga terkena mata

Lempar batu kena mantan

Ayahku hanyalah pegawai biasa

Dia adalah bos perusahaan

Penjelasan : 

Contoh majas litotes yang terdapat dalam pantun tersebut terletak pada bagian isinya. Makna yang sesungguhnya dari isi pantun diatas adalah ayahnya merupakan seorang bos suatu perusahaan.

Namun, ungkapan yang disampaikan dalam isi pantun tersebut ayahnya adalah seorang pegawai biasa. Hal itu termasuk majas litotes karena disampaikan dengan ungkapan merendahkan.

2. Contoh Majas Litotes Dalam Puisi

contoh majas litotes - bebasketik.com

Dibawah ini adalah contoh majas litotes yang terdapat didalam suatu karya sastra puisi.

Aku Ini Apalah

Aku ini sekedar jejak-jejak kaki musafir
pada serial catatan pinggir
sisa bau pada secuil beha
dan aroma busuk pada sisa cinta.

Aku ini cuma potongan cemas kok Tuhan
Aku ini hanyalah seratus meter kebun surat berita
yang habis tergilas si jago merah
sekeping puisi yang terpecah
dihantam batalion iklan
Tapi aku berhasil meraih kesuksesan.

Penjelasan :

Dari puisi diatas terdapat kalimat “Aku ini sekedar jejak-jejak kaki musafir ” dan “Aku ini cuma potongan cemas kok Tuhan” serta “Aku ini hanyalah seratus hektar kebun surat berita“. Kalimat tersebut termasuk kedalam salah satu contoh majas litotes.

Kenapa bisa dianggap majas litotes? Ya, karena dari kalimat tersebut terdapat suatu ungkapan yang direndahkan. Yang sebenarnya adalah seseorang yang sukses dan kaya, maknanya direndahkan dengan “sekedar jejak kaki” dan “cuma potongan cemas” serta “hanyalah seratus meter“.

3. Contoh Majas Litotes Dalam Kalimat

contoh majas litotes - bebasketik.com

Berikut ini adalah beberapa contoh majas litotes yang terdapat dalam suatu kalimat atau yang sering kita ucapkan.

  • Ayahku adalah seorang bos di sebuah perusahaan, oelh sebab itu setiap harinya keluargaku memakan nasi putih dan garam.
  • Diah telah menyelesaikan pendidikan S2 di sebuah universitas negara Inggris dengan otak udang.
  • Hanya Tv berukuran 50 Inch inilah yang menjadi hiburan keluarga kami sehari-hari.
  • Terimalah tanda terima kasihku yang tidak ada apa apanya ini.
  • Mampirlah ke gubuk tua milik keluarga kami ini nak.
  • Keluarga kami hidup pas-pasan di kota besar.
  • Apalah dayaku yang hanya bisa makan seadanya dari hasil pekerjaanku sebagai dikertur perusahaan.
  • Aku hanyalah orang biasa yang tidak akan pernah pantas untuk mendapatkan piagam penghargaan itu.
  • Rumah ini adalah hasil dari usaha kecil yang kami jalankan.
  • Mohon maaf bila tidak nyaman, rumah kami hanya beralaskan karpet merah.
  • Orang tuaku bekerja dengan menggunakan mobil yang biasa saja.
  • Diah memakai tas kardus untuk pergi ke sekolah.
  • Nasi bungkus ini adalah bekalku setiap hari saat ke sekolah.
  • Pikiranku tidak akan mampu untuk memecahkan masalah kecil itu.
  • Bagaikan langit dan bumi, aku tidak akan pernah bisa bersaing dengan dirimu yang terlalu sempurna itu.
  • Baju rombeng inilah yang menjadi pakaian kebanggaanku kemanapun aku pergi.
  • Anggap saja rumah sendiri meski hanya gubuk.
  • Receh demi receh aku kumpulan demi untuk memberangkatkan haji Ibuku.
  • Mungkin beberapa lembar ketas itu bisa membantu dirimu untuk melunasi semua hutangmu.
  • Peranku sebagai bos tidak terlalu penting dalam pengerjaan proyek pembangunan gedung itu.
  • Langkah demi langkah aku berjalan untuk mencapi tujuan hidupku yaitu menunaikan ibadah haji.
  • Kamu mungkin tidak akan bisa belajar dari orang bodoh seperti diriku ini.
  • Namaku yang sangat kecil ini tidak akan mungkin bisa disandingkan dengan tokoh film terkenal itu.
  • Alas kaki yang aku pakai saat ini adalah oleh-oleh dari Inggris.
  • Jika kau ada waktu, singgahlah sebentar di gubuk kami.
  • Apakah aku pantas untuk mendapatkan piala dan uang ini.
  • Kuberikan seonggok warisan kepada kedua anakku yang tercinta.
  • Hewan langka itu hanya tinggal beberapa ekor saja.
  • Aku adalah seorang yang hanya memiliki secuil harapan.
  • Mohon maaf, hanya sayur ini yang dapat keluarga kami suguhkan untuk anda semua.
  • Silahkan dimakan kue yang terbuat dari adonan yang sederhana ini.
  • Beristirahatlah di kasur yang sudah keras milik kami itu.
  • Setiap hari kami selalu berbuka puasa dengan tiga buah kurma.
  • Kotak yang sempit inilah keluarga kami bisa berlindung dari hujan dan panas.
  • Suara yang cempreng ini tidak akan pernah bisa masuk kedalam nominasi penyanyi terbaik.
  • Di kardus itu adalah sekedar oleh-oleh dari kampungku.
  • Terimalah cenderamata murah yang aku bawa dari desaku ini.
  • Mampir dan minumlah walau sekedar air putih saja.
  • Kertas berwarna buram itulah yang membawaku menjadi salah satu anggota pejabat.
  • Orang yang kotor seperti diriku ini tidak akan pantas untuk menjadi seorang duta kebersihan negara.
  • Tak ada satupun kelebihan yang istimewa dalam diriku ini.
  • Diah yang sangat populer dan sedang naik daun itu tidak akan mau lagi hidup bersama rakyat biasa seperti diriku ini.
  • Jenis buku yang kubuat tidak akan bisa disamakan dengan jenis jenis awan di langit.
  • Meski rasa terima kasih yang aku ungkapkan hanya sederhana, kuharap kau bisa memahaminya.
  • Mampirlah ke rumah kami yang hanya beratapkan rumput da jerami.
  • Buku yang sudah usang termakan usia inilah yang mengantarkan diriku kepada kesuksesan.
  • Usaha yang abal-abal ini mendapatkan dukungan dari semua pihak. Mulai dari keluarga hingga teman-temanku.
  • Warisan yang kuberkan hanyalah sekedar sebidang tanah.
  • Hanya secuil harapan yang menjadi modal bagiku untuk hidup di kota perantauan.
  • Makanlah meski makanan yang aku buat ini tidak seenak makanan yang biasa kau makan.
  • Meskipun aku adalah seorang presiden, aku tetaplah seorang anak yang lahir di keluarga sederhana di sebuah kampung kecil.
  • Harimau yang aku pelihara tidak akan bisa seganas makhluk mitologi yang ada dalam mitos.
  • Aku bekerja membantung tulang selama seharian hanya untuk memenuhi kebutuhan perut keluargaku saja.
  • Tubuhku yang lemah ini tidak akan bisa mengalahkan tubuh besarmu.
  • Usaha sampingan yang biasa saja ini sudah memiliki cabang di berbagai kota di Indoneisa.
  • Aku hanyalah anak bawang yang merantau ke kota besar.
  • Mohon untuk tetap betah di rumah yang hanya memiliki marmer sebagai alasnya.

Itulah beberapa contoh majas litotes yang terdapat dalam suatu kalimat.

Penutup

Itulah tadi beberapa contoh majas litotes dalam suatu kalimat dan karya sastra seperti puisi, pantun, serta lainnya yang dapat saya berikan. Semoga bisa membantu teman-teman sekalian dalam memecahkan masalah. Dan semoga bisa selalu bermanfaat untuk kalian semua.

Terima kasih karena telah bersedia untuk bersinggah di portal Bebas Ketik ini. Mohon maaf bila terdapat suatu kesalahan dalam penulisan. Baik itu dalam bentuk typo maupun terdapat suatu kata yang dapat menyinggung hati kalian.

Sampai jumpa di pertemuan atau postingan yang selanjunya. Wassalamualaikum, bye-bye !!!

%d bloggers like this: