√ 101+ Contoh Majas Ironi dan Pengertiannya [LENGKAP]

  • 6 min read
  • May 08, 2018
macam macam majas - bebasketik.com

Contoh Majas Ironi – Assalamualaikum sahabat Bebas Ketik. Semoga di hari ini kalian selalu diberikan kesehatan. Dan semoga kalian selalu diberikan rezeki yang berkah dan melimpah. Dan yang terakhir semoga teman-teman segera dipertemukan dengan jodohnya bagi yang belum bertemu. Aamiiin.

Tahukah kamu? Bahwa manusia adalah makhluk sosial. Pasti kalian semua sudah mengetahui bahwa manusia adalah makhluk sosial. Yang dimaksud dengan manusia sebagai makhluk sosial adalah mereka tidak akan bisa melangsungkan kehidupannya bila sendirian.

Jadi, makhluk sosial itu harus saling bekerja sama antara manusia yang satu dengan manusia yang lainnya. Dalam menjalin kerja sama tersebut, perlu adanya interaksi atau hubungan antar manusia.

Baik itu interaksi secara langsung ataupun interaksi dengan menggunakan perantara. Contoh jika interaksi atau hubungan dengan menggunakan perantara adalah seperti melalui surat, melalui telepon, melalui sosial media, atau juga bisa melalui pesan mulut ke mulut, dan lain sebagainya.

Sedangkan contoh kegiatan interaksi manusia yang dilakukan secara langsung adalah ketika proses jual beli di pasar, rapat suatu kelompok, musyawarah mufakat, obrolan secara langsung, dan lain sebagainya.

Nah, dalam proses interaksi atau hubungan antar manusia tersebut harus ada yang namanya komunikasi. Baik itu interaksi secara langsung maupun melalui perantara tetap harus ada yang namanya komunikasi.

Dan suatu komunikasi pasti butuh suatu bahasa. Dengan menggunakan bahasa, proses komunikasi akan lebih mudah dan interaksi atau hubungan antar manusiapun bisa berjalan.

Bahasa memiliki banyak sekali gaya bahasa atau majas. Fungsi dari gaya bahasa atau majas tersebut adalah untuk memperjelas atau mempertegas suatu kesan yang ingin disampaikan.

Untuk majas atau gaya bahasa sendiri memiliki banyak sekali macam macam majas. Mulai dari majas sinisme, majas klimaks, majas tautologi, majas perbandingan, majas retorik, dan lain sebagainya.

Pada kesempatan yang sebelumnya saya sudah membuat artikel mengenai contoh majas hiperbola. Maka kali ini saya akan mencoba untuk memberikan beberapa contoh majas ironi.

Tapi, sebelum kita masuk kedalam pembahasan tentang, akan lebih baik bila kita membahas mengenai pengertian majas ironi terlebih dahulu. Berikut ini adalah pembahasan atau penjelasan tentang pengertian majas ironi. Silahkan simak dan baca dengan seksama.

Pengertian Majas Ironi

contoh majas ironi - bebasketik.com

Teman-taman mungkin sudah ada yang mengetahui tentang pengertian majas ironi. Mengingat materi tentang majas ironi merupakan salah satu pembahasan yang wajib disampaikan ketika di bangku sekolah.

Tapi, mungkin diantara kalian juga ada yang lupa atau belum mengetahui tentang pengertian majas ironi. Nah, disini saya akan mencoba untuk menjelaskan tentang apa yang dimaksud dengan majas ironi.

Apa majas ironi itu? Yah, majas ironi adalah suatu jenis majas atau gaya bahasa yang berfungsi untuk menyatakan atau memberikan penjelasan suatu hal dengan lawan katanya.

Selain itu, majas ironi juga termasuk kedalam majas sindiran. Tujuan utama dari majas ironi adalah untuk menyindir para pendengarnya. Sindiran tersebut akan sangat mengena kedalam hati pendengar jika majas ironi yang digunakan sangat tepat.

Majas ironi akan terlihat sangat jahat karena cara penyampaian sindirannya dilakukan dengan menggunakan lawan katanya. Contohnya adalah terburuk dengan terbaik, terkecil dengan terbesar, terjelek dengan terganteng, terbodoh dengan terpandai, ternakal dengan tersopan, dan yang lain sebagainya.

Oleh sebab itu, ketika kita ingin menggunakan majas ironi harus lebih memperhatikan perasaan pendengar kita. Jika kita ceroboh dalam menggunakan majas ini, maka bisa mengakibatkan dibenci banyak orang.

Contoh Contoh Majas Ironi

macam macam majas - bebasketik.com

Kita telah mengetahui tentang pengertian majas ironi. Yang berikutnya adalah pembahasan mengenai contoh majas ironi. Baik itu dalam suatu karya seni sastra seperti puisi, pantun, drama, dan yang lainnya ataupun dalam kehidupan sehari-hari.

Pengaplikasian majas ironi lebih banyak digunakan oleh para pelawak dalam acara komedinya. Namun, banyak juga yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kebanyakan jika majas ini digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah untuk menyampaikan rasa kesal atau kekecewaan.

Nah, di kesempatan kali ini saya akan mencoba untuk memberika beberapa contoh majas ironi. Mulai dari contoh majas ironi dalam kalimat, karya sastra puisi, dan juga dalam suatu karya seni sastra pantun.

Berikut ini adalah penjelasan atau pembahasan secara detail dan menyeluruh mengenai contoh contoh majas ironi. Silahkan disimak dan dibaca dengan seksama.

1. Contoh Majas Ironi Dalam Puisi

contoh majas ironi - bebasketik.com

Berikut ini adalah contoh majas ironi yang terdapat dalam suatu karya seni sastra puisi, silahkan simak dan baca dengan seksama.

Dalam Gemerlap Indahnya Kota

Dalam gemerlap indahnya kota ini
Kami tetap bisa tertawa lepas
Dalam setiap dengkuran anak yang kelaparan
Kami tetap tersenyum lebar
Memandangi piring yang tak juga terisi

Kami merasa bangga melihat
Jajaran gigi putih para pejabat negeri ini yang menebar janji
Ilusi semata

Bahkan kami masih bisa terbahak tertawa
Melihat orang-orang membaca
“Du….kung kami, Un….tuk Kesejahteraan”

Kepandaian yang sederhana
Kami yang cuma dapat tersenyum lebar
dan tertawa terbahak
Perut yang masih seperti tertusuk
Beriringan dengan sakit hati diberi janji palsu

Penjelasan :

Dalam bait puisi diatas menggambarkan sebuah kondisi suatu keluarga yang tersiksa dengan gemerlap kota. Makna puisi diatas juga bisa diartikan bahwa para pejabat di kota tersebut sangat tidak memperhatikan rakyatnya.

Nah, majas ironi pada puisi diatas terdapat pada bagian kalimat yang terdapat kata “tertawa” dan “tersenyum“. Bagaimana bisa ketika kita sedang tersiksa dan dalam kondisi kelaparan masih tetap bisa tersenyum lebar dan tertawa terbahak.

Maksud sebenarnya dari kata “tertawa” dan “tersenyum” dalam bait pantun diatas adalah menangis karena tersiksa dengan gemerlap kota dan pejabat yang bisanya hanya menebar janji palsu. Dengan penyampaian makna seperti puisi diatas biasanya kesannya akan lebih cepat mengena kepada para pendengar.

2. Contoh Majas Ironi Dalam Kalimat

contoh majas ironi - bebasketik.com

Berikut ini adalah beberapa contoh majas ironi yang terdapat dalam suatu kalimat.

  • Baju yang kau pakai sangat sopan untuk dilihat, sampai-sampai aku malu jika bersebelahan denganmu.
  • Bau badanmu sangat wangi sekali, hingga tak ada seorangpun yang mau dekat denganmu karena baunya.
  • Karena dia sering datang setelah semua orang bubar, dia termasuk orang yang tepat waktu.
  • Nama olshop itu sangat bagus, sampai aku tidak bisa mengingatnya dan membacanya.
  • Diah adalah wanita paling cantik di desa, karena kecantikannya itulah tak ada seorang lelakipun yang mau dengannya.
  • Ruangan ini sangat terang sekali, hingga aku tidak dapat melihat apapun didalamnya.
  • Diah adalah orang yang perhatian dan penyayang, sekian lama adiknya sudah menangis tetap ia biarkan saja.
  • Toko pakaian itu menjual barang yang sangat murah, sampai-sampai tidak ada satu barangpun yang laku.
  • Diah adalah anak yang sangat berbakti dan patuh pada kedua orang tuanya, hingga tak ada satupun perkataan orang tuanya yang ia lakukan.
  • Air yang ada di botol itu sangat higienis dan bersih, hingga setiap orang yang meminumnya pasti akan batuk.
  • Kau akan lebih bagus bila tidak menyanyi, karena suaramu sangat bagus sekali.
  • Anak kembar yang satu itu sangatlah akur, sampai-sampai tak ada hari tanpa ada pertengkaran.
  • Tubuhmu sangat tinggi sekali, sampai aku harus menunduk untuk melihatmu.
  • Hewan itu sangat biasa, hingga disebut sebagai makhluk mitologi.
  • Diah merupakan anak paling teladan di kelasnya, tiada hari tanpa ia mendapat hukuman.
  • Pengalaman itu sangat bagus sekali, hingga aku tak ingin terulang kembali.
  • Lukisan itu sangat bagus, saking bagusnya tidak ada seorangpun yang mau melihatnya.
  • Sepatu ini sangat pas di kakiku, hingga tak muat lagi untuk kupakai.
  • Kota itu sangalah aman, saking amannya setiap hari selalu ada tindak kriminalitas.
  • Motor itu sangat kencang sekali, sampai sepedapun bisa mendahuluinya.
  • Gigi anak itu sangat bersih sekali, hingga warnanya menjadi kuning semua.
  • Anak itu sangat kuat sekali, saking kuatnya mengangkat piringpun ia tidak kuat.
  • Apel yang aku makan hari ini sangatlah manis, sampai aku tidak mau menghabiskannya.
  • Diah sangat pandai, saking pandainya dia tidak naik kelas.
  • Rumah itu sangat bagus, karena ketika hujan banyak yang bocor.
  • Kukunya sangat panjang, sehingga takkan bisa mencakar apapun.
  • Anjing itu sangat ganas, melawan kucing saja dia kalah.
  • Pandai sekali wanita itu memilih penampilan, sehingga wajah menjadi 10 tahun lebih tua.
  • Kau baik sekali, anak kecil yang tidak bersalah saja kau pukuli.
  • Orang itu sangat dermawan, sampai-sampai dia tidak pernah memberikan uang kepada Ibunya.
  • Panas sekali hari ini, hingga membuatku perlu memakai jaket berlapis.
  • Hewan langka itu ganas sekali, hingga semua orang berani mendekatinya.
  • Bersih dan indah sekali kukumu, hingga terlihat berwarna hitam dan membuat orang jijik.
  • Dia rajin sekali, baru jam 10 siang baru bangun.
  • Diah makan sedikit sekali, sampai semua makanan di kulkas tak tersisa.
  • Otak Diah sangat pandai, nilai ujiannya menjadi merah semua.
  • Baik sekali orang itu, hingga orang tua yang meminta bantuan saja tidak ia dengar.
  • Rasa sayang Ibu itu bagus sekali, sampai sekian lama anaknya menangis tetap ia biarkan.
  • Rumah itu sangat besar, hingga terlihat seperti gubuk yang mau hancur.

Itulah beberapa contoh majas ironi dalam suatu kalimat yang dapat saya berikan.

3. Contoh Majas Ironi Dalam Pantun

contoh majas ironi - bebasketik.com

Berikut ini adalah contoh majas ironi yang terdapat dalam suatu karya seni sastra pantun.

Contoh 1 :

Dina sedang duduk di kursi gandeng

Dino sedang mandi di kolam

Kau memang pandai berenang

Saking pandainya, hingga tenggelam

Penjelasan :

Dari bait pantun diatas, majas ironi terdapat pada bagian isinya. Pesan yang disampaikan pantun tersebut adalah orang yang tidak bisa berenang.

Dan pesan tersebut disampaina dengan menggunakan majas ironi. Yang seharusnya bodoh dalam berenang, disampaikan dengan kalimat pandai dalam berenang.

Contoh 2 :

Buah durian, buah nangka

Makan nasi hingga jenuh

Kamu memang suka membaca

Hingga tak ada satu buku kau sentuh

Penjelasan :

Di dalam bait puisi diatas, yang mengandung majas ironi adalah pada bagian isi puisi tersebut. Isi puisi diatas memiliki makna yang sebenarnya adalah seseorang yang sama sekali tidak suka membaca buku hingga dia tidak pernah menyentuh buku.

Namun, dalam puisi diatas cara penyampaian maknanya menggunakan majas ironi. Yang mana di istilahkan dengan seseorang yang suka membaca hingga tak pernah sekalipun menyetuh buku.

Penutup

Itulah beberapa contoh majas ironi yang dapat saya sampaikan. Mulai dari contoh majas ironi dalam suatu kalimat, dalam suatu karya sastra puisi, hingga dalam suatu sastra pantun. Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat pada kalian semua.

Saya ucapkan terima kasih banyak karena telah meluangkan waktunya untuk membaca dan menyimak artikel saya kali ini. Tak lupa permohonan maaf juga saya ucapkan kalau ketika proses penulisan terdapat suatu kesalahan. Baik itu dalam bentuk typo maupun terdapat kata-kata yang menyinggung kalian.

Sampai jumpa lagi di kesempatan yang selanjutnya. Tetap setia dengan Bebas Ketik ya, bye-bye !!!

%d bloggers like this: